Posts

Showing posts from June, 2018

GUBERNUR VERSI 4.0

Image
By: M. Ridwan PILKADA serentak di seluruh Indonesia usai sudah. Tinggal menunggu hasil. Namun, beberapa lembaga Quick Count sudah merilis hasil sementaranya. Biasanya, akurasi QC cukup terpercaya untuk menggambarkan hasil akhir siapa yang berhak menjadi gubernur selama 5 tahun ke depan. Congratulation bagi yang terpilih dan tidak terpilih. Lho? Ya, dalam perspektif Islam, bagi yang terpilih, tentu bersyukur karena diberikan TUHAN amanah untuk memikul tanggung jawab besar atas keberlangsungan hidup sekian juta rakyat di bawahnya. TUHAN tahu bahwa ia mampu mengembannya. Kalau KEPEMIMPINANNYA sukses, maka amal jariyahnya PASTI sangat besar. Gak putus-putus, termasuk bagi TIMSES dan para pemilih. Sebaliknya kalau gagal, dosa jariyah nya juga tak terbilang.   Jadi, ngeri-ngeri sedap. Maka, bagi yang KALAH te ntu juga bersyukur. Tuhan sayang kepadanya. Beban BERAT itu tidak jadi dipikulnya. Mungkin saja nih, TUHAN menganggap ia belum mampu, atau belum punya kesiapan hati jika na...

USTAZ dan PILKADA: DriveR or DriveN?

Image
By: M. Ridwan DRIVER itu artinya pengendali atau yang mengemudikan. Sedangkan DRIVEN berarti yang dikendalikan atau di-stir. Untuk memahaminya, bayangkan saja sebuah mobil yang dikemudikan seorang oleh driver online, misalnya. Menentukan mana DRIVER dan mana DRIVEN, lihat saja SIAPA PEMEGANG KENDALI.. Nah, proses PILKADA yang terjadi saat ini bisa saja memposisikan seorang USTAZ –yang notabene pemuka agama- sebagai DRIVER atau bahkan DRIVEN. Lalu, bagaimana menentukannya? Mudah sih.   Kalau keberadaan sang ustaz sebagai PANUTAN bagi calon dan TIMSES yang bertanding, atau ia diposisikan sebagai RUJUKAN, dimana kata-katanya didengar dan DIPATUHI, maka otomatis posisinya adalah "USTAZ yang DRIVER" atau USTAZ PENGENDALI. Sehingga, kalau ia mengatakan “TIDAK” atau “JANGAN” maka tak seorang pun yang berani membantah. Baik CALON atau TIMSES. Mereka segan kepadanya. Takut kena KARMA atau KUALAT. JEMPOLAN lah. Sebaliknya, kalau seorang USTAZ justru dikendalikan ...

LOW STANDARD COUNTRY?  (Bag. 1)

Image
By: M. Ridwan Syawal sendiri artinya PENINGKATAN. So, momen Bulan Syawal 2018 bisa menjadi titik balik negeri ini untuk GETTING BETTER, menjadi lebih baik, tentunya. Kalau ditanya, peningkatan apa yang harus dilakukan warga negeri ini?. Saya kira, tentunya, peningkatan STANDAR HIDUP ( living standard ) dalam semua kehidupan berbangsa. Baik itu mencakup aspek ekoomi,sosial, buadaya, politik dan tentunya pengamalan agama. Mari kita bedah secara ringkas.. Dalam aspek ekonomi, standard hidup suatu negara itu menentukan apakah suatu negara masuk dalam kategori miskin, kaya atau terkebelakang. Bagaimana cara menaikkan standard hidup dalam perspektif ekonomi ?. Simpel. Perbanyak saja produksi barang dan jasa. Perbanyak ekspor dan menambah nilai tambah. Jadi, yang diekspor bukan barang mentah semata. Kalau masih gemar mengekspor barang mentah, itu namanya LOW STANDAR, standar rendahan. Itu tipikal negara baru berkembang, banget . Apalagi kalau aktifitas impornya lebih banyak, khususnya ...

MUDIK 2018: GETTING OLDER: Past, Present dan Future

Image
By: M. Ridwan MUDIK yang dilakukan selama LEBARAN 2018 ini pasti memberikan cerita masing-masing. Ada momen kebersamaan, mengenang masa lalu, membincangkan masa kini dan menebak masa depan. Macem-macem. Bukti ini biasa dilihat dari berbagai posting dan photo yang berseliweran di jagad medsos. Keren…. Tentunya, CERITA tentang DUIT juga tak dapat dilepaskan.  Kata teman, ada hubungan antara uang THR dan topik silaturahmi. Katanya, kalau uang di kantong masih banyak, semangat silaturahim pasti tinggi. Pinginnya merayap terus. Sebaliknya, jika dompet menipis, kegalauan mulai terjadi. Silaturahim mulai terganggu. Bahkan, ada yang stress dan dilanda depresi. PInginnya cepat balik. Hehe, benar atau salah ya? Kalaupun itu terjadi, kita ambil sisi positifnya saja. Apa itu?. Ternyata, masyarakat Indonesia memang memiliki GIVING HABIT yang tinggi. Semangat memberi dan membahagiakan orang lain warga negeri ini patut dibanggakan. Sampai-sampai, pernah diberitakan, seorang KR...

1 SYAWAL 2018: BETWEEN HOLY AND PITY

Image
By: M. Ridwan Pagi ini, senandung takbir berkumandang di segenap penjuru dunia. Takbir artinya MEMBESARKAN NAMA ALLAH. Ini adalah ungkapan dari seorang HAMBA untuk menunjukkan bahwa dirinya LEMAH di hadapan PENCIPTA. Takbir yang dilafalkan berulang-ulang akan mendatangkan ketenangan, kesyahduan, naiknya spiritualitas dan tentunya menghilangkan AROGANSI DIRI atas dasar apapun. Takbir salah wujud KEUNIKAN ajaran Islam. TUHAN telah mendesain sedemikian rupa, supaya NAMA-NYA dikumandangkan secara MASIF dan SISTEMATIS oleh manusia. Kalaulah bukan berasal dari TUHAN YANG SEBENAR-nya, mana mungkin ada tatacara PENG-AGUNGAN TUHAN seperti TAKBIR ini, bukan?. Lihat pula TAKBIR di dalam AZAN atau seruan melaksanakan sholat setiap waktunya. Azan juga UNIK. Dikarenakan adanya perbedaan waktu dunia berdasarkan Zonasi POSISI LINTANG dan BUJUR nya, maka dipastikan AZAN akan terus disenandungkan setiap detiknya. Misal, setelah satu wilayah selesai mengumandangkan AZAN, maka akan disambung den...

#Day 29 Seri Ramadhan 2018: THE POWER OF LOVE dan ENCENG GONDOK

Image
By: M. Ridwan SETAN tidak suka apabila PERSAUDARAAN itu tercipta. Sangat tidak suka. Mereka berupaya keras agar PERMUSUHAN selalu terjadi. Alasannya beragam. Bisa saja karena perbedaan RAS dan ETNIS, merasa superior. Bisa karena perbedaan keyakinan atau AGAMA, beda PILIHAN POLITIS atau bisa juga karena perebutan LAHAN BISNIS dan HARTA. Setan selalu kreatif menciptakan alasan MASUK AKAL supaya PERMUSUHAN dan KEBENCIAN itu TUMBUH SUBUR. Misal, membuat permusuhan gara-gara sebuah berita hoaks di MEDSOS ya..?. Kalaupun ada PERSAUDARAAN, maka setan berupaya supaya IKATAN CINTA KASIH itu RAPUH dan GOYAH. Menjadikannya ibarat   ENCENG GONDOK. Indah di permukaan, namun tak punya AKAR yang KUAT.   Kelihatan RAMAI dan BANYAK, namun akan SIRNA dihantam GELOMBANG. Maka, persaudaraan atas NAMA IMAN adalah pilihan PERTAMA. Orang BERIMAN itu BERSAUDARA. Melebihi persaudaraan kandung SE-AYAH iBU. Ia ibarat SATU TUBUH, sakit satu, sakit semua. Tidakkah itu AJARAN yang KEREN BANGE...

#Day 28 Seri Ramadhan 2018: SURGA DAN JALAN “TOL” MURAH

Image
By: M. Ridwan Peserta mudik di Indonesia tentu sangat terbantu dengan keberadaan jalan TOL yang menghubungkan banyak tempat di Indonesia. Kendati BERBAYAR, namun jalan bebas hambatan ini tentu akan mempermudah proses MUDIK warga negeri ini untuk menjalin tali kasih dengan keluarga yang dirindukan. Meski, untuk tahun ini, kita harus banyak tersenyum, melihat tingkah UNIK PERDEBATAN kubu pro dan kontra jalan TOL ini. Dengar-denger sih, gegara masalah PILPRES dan aksi JAGO MENJAGOKAN calonmasing-masing. Moga saja, perdebatan ini tidak dilakukan sambil menyetir dan tidak dibawa sampai ke kampung halaman masing-masing. Takutnya nanti, masalah KETUPAT jdan OPOR AYAM uga diperdebatkan ya. So, hati-hati di jalan TOL ya… Nah, terkait jalan nih. Ada pepatah, yaitu   “BANYAK JALAN MENUJU ROMA. Artinya selalu banyak cara menyelesaikan masalah. Namun tentunya jalur yang tercepat dan termudah adalah PILIHAN orang yang ingin ke ROMA. Kalau melalui laut MEDITERIA, badainya banyak, dan waktu ...

#Day 27 Seri Ramadhan 2018: TERPAKSA MASUK SURGA ATAU RELA MASUK NERAKA?

Image
By: M. RIDWAN J udul di atas adalah ungkapan dari Ustaz Jazir. Itu lho, ketua BKM Mesjid Jogokariyan Yogyakarta yang fenomenal itu. Ceritanya, kami mengundang beliau mengisi kegiatan Pelatihan BKM Mesjid se-Kota Medan, beberapa tahun lalu. Menurutnya, untuk menarik minat masyarakat ke mesjid, pengurus BKM Jogokariyan sering memberi REWARD kepada jama’ah. Ada yang mendapat makanan, minuman dan ada pula yang mendapat DOOR PRIZE. Selalu ada inovasi yang dibuat agar jamaah tertarik ke mesjid. Efeknya luar biasa. Jamaah membludak dan saf selalu penuh berisi. Bahkan jama’ah sholat subuhpun hampir sama dengan jamaah sholat Jumat. Kira-kira, di mesjid mana lagi yang bisa seperti itu ya? Pada waktu itu, seorang peserta berkomentar, “Apakah reward seperti itu akan membuat orang ikhlas?. Kesannya, ke mesjid kok terpaksa dan diiming-iming?.   Nah, beliau menjawab dengan santai, bahwa “Mendingan mereka “TERPAKSA MASUK SURGA’ ketimbang “SUKARELA MASUK NERAKA”. Sontak hadirin tertaw...

#Day 25 Seri Ramadhan 2018: RAMADHAN dan TAKABBUR POLITIK

Image
By: M. Ridwan Siapa pernah menyangka bahwa MEDSOS kini sangat berpengaruh terhadap cara berpolitik dan berekspresi warga negeri ini. Tiba-tiba, kita masuk ke ERA CEPLOS-CEPLOS DIGITAL tingkat tinggi. GENERASI OLD mungkin terpana, GENERASI MILENIAL pun tertawa. Aksi saling unjuk KEHEBATAN pun muncul. Mengalahkan budaya PERSAHABATAN dan TEPO SELIRO yang dimiliki negeri ini selama RATUSAN TAHUN lalu. Namun, saya kira, sehebat apapun KLAIM kehebatan ala GENERASI OLD atau GENERASI JAMAN NOW, kita harus menerima kenyataan bahwa kita begitu mudah terkotak-kotak. Sangat cepat tuding kesalahan, paling mahir BERTENGKAR dan paling CEPAT REAKTIF dan SENSITIF ketika simbol politik atau JAGOAN nya tersentuh bahkan ketika tak sengaja sekalipun. AKSI HANTAM, bully dan CEMOOH menjadi begtitu BIASA. Tiba-tiba, negeri ini dipenuhi manusia merasa PINTAR, dan PAHLAWAN. Sikap ke-AKU-an muncul. Ukhuwah terancam TERCABIK.   Entah bagaimana malaikat RAQIB dan ‘ATID mencatat prilaku ANEH ala JAMAN NO...

#Day 24 Seri Ramadhan 2018: SPIRITUAL TREASURES

Image
By: M. Ridwan SPIRITUAL TRESURES itu adalah HARTA KARUN SPIRITUAL yang tak terhitung nilainya. Mengalahkan hartanya si QARUN. Karenanya, ADAM memiliki kemulian TINGGI melebihi MALAIKAT dan JIN. Dengannya, manusia menjadi begitu special di hadapanTUHAN melebihi makhluk lain. Makhluk LANGIT pun mengenal manusia karena SPIRITUAL TREASURES yang setiap saat naik ke langit. Lalu, apakah SPIRITUAL TREASURES yang saya maksudkan? Itulah nilai-nilai kebaikan yang BERJEJAK NYATA. Tempatnya memang bersemayam di HATI. Bentuknya abstrak, non fisikal. Kendati tak berwujud, ia mampu men-DRIVE PIKIRAN dan JASMANI untuk bertindak. JUMLAH nya LUAR BIASA banyak, tak ada batasan.   POWER nya dahsyat.   Ada pula   yang menyebutnya dengan ANGGUKAN SPIRITUAL, atau kebaikan UNIVERSAL. Ia menjadi KESEPAKATAN AWAL MANUSIA tentang kebaikan. Misalnya, kesepakatan manusia bahwa sifat menolong itu baik, dermawan itu mengharukan, ikhlas itu dipuji, berkorban itu baik atau mengalah itu memp...

#Day 23 Seri Ramadhan 2018: TEST RAMADHAN

Image
By: M . Ridwan Layaknya perkuliahan, maka RAMADHAN harus ada TEST juga, bukan?. TEST ini bisa dilaksanakan di TENGAH, atau DI AKHIR RAMADHAN. Tujuan TEST ini adalah untuk mengetahui tingkat penyerapan RAMADHAN   dan efeknya terhadap PRIBADI. Namun, tentunya, sebelum dilakukan TEST, biasanya dilakukan pengecekan ABSENSI atau daftar hadir   SHAIM.   Ini adalah syarata AWAL. Misal, sudah berapa hari PUASA nya bolong?. Berapa malam tarawih yag ditinggalkan?. Berapa   sholat berjamaah yang luput?. Berapa HARI gak baca ALQURAN?, dst. Sifat pertanyaan ini adalah pengecekan akifitas FISIK. Biasanya, kalau terlalu banyak TIDAK HADIR, maka PANITIA TEST tidak akan memperbolehkan mengikuti TEST. Otomotis DIANGGAP GAGAL alias DAPAT NILAI E. Logis bukan? Katakanlah, SEMUA perserta RAMADHAN 2018 ini memiliki ABSENSI yang FULL. Mereka inilah yang   selanjutnya diperkenankan mengikuti TEST RAMADHAN, lalu apa materi TEST RAMADHAN yang akan mereka hadapi? Pertama, ...

#Day 21 Seri Ramadhan 2018: JEBAKAN “SEHARUSNYA” DI RAMADHAN

Image
By: M. Ridwan Kata “SEHARUSNYA” itu bisa menjebak. Apalagi kalau kondisi SEHARUSNYA tidak terwujud sesuai dengan IMPIAN. Lahirlah PROBLEM. Semakin banyak kondisi SEHARUSNYA yang tak terwujud, semakin banyaklah PROBLEM yang merasuk di KEPALA. Sering membuat stress, bro.. Tapi, jangan SILAP. PROBLEM itu selalu DIBURU oleh mahasiswa yang mau membuat TUGAS AKHIR atau SKIRPSI. PERTANYAAN awal yang diajukan dosen kepadanya justru “APA PROBLEM yang HENDAK kamu pecahkan?”. Semakin banyak problem, semakin bagus. No problem, no research..!! Bagi para innovator, PROBLEM adalah PELUANG EMAS menciptakan berbagai PRODUK INOVATIF. Misalnya, TAKSI ONLINE yang lahir dari keinginan mengatasi PROBLEM berupa REPOTNYA memesan taksi yang cepat dan murah. Termasuk PROBLEM komunikasi jarak jauh yang dipecahkan dengan adanya TELEPON, HANDPHONE atau SMARTPHONE. THE MORE PROBLEMS, THE MORE INNOVATIVE PRODUCTS WILL BE. Oh ya, problem juga bisa menjadi JUALAN POLITIK, lho. Malah sangat LARIS..!! ...

#Day 20 Seri Ramadhan 2018: SENTUHAN SPIRITUAL dan EMOSIONAL

Image
By: M. Ridwan SENTUHAN KE HATI itu beragam jenisnya. Ada yang menyentuh emosional dan ada juga menyentuh spiritual. Kendati sering dipersepsikan sama, namun kedua sentuhan ini berbeda. SENTUHAN EMOSIONAL terjadi karena tersentuhnya emosi dengan sesuatu yang cendrung fisik. Misal, karena kehilangan orang yang dicintai, kesedihan karena PUTUS CINTA, atau kesedihan karena gagal meraih sesuatu. Adapun SENTUHAN SPIRITUAL terjadi karena tersentuhnya HATI dengan sesuatu yang bersifat spiritual. Ia muncul karena hati tertawan dengan sifat-sifat spiritual, seperti KEDERMAWANAN, KESABARAN, KEAGUNGAN, RENDAH HATI, KEADILAN, KASIH-SAYANG, dsb. Pernahkah kita menitikan airmata ketika menonton tayangan dimana seorang ibu berjuang untuk anaknya tanpa pamrih. Ketika itu ia tidak memperdulikan derita yang dialaminya dan terus membahagiakan si anak, kita yang menyaksikannya tersentuh dan menitikkan airmata. Nah, rasa KASIH SAYANG si ibu itulah yang menyentuh sisi spiritual kita. ITU ADALAH SEN...