Ticker

6/recent/ticker-posts

#Day 29 Seri Ramadhan 2018: THE POWER OF LOVE dan ENCENG GONDOK


By: M. Ridwan


SETAN tidak suka apabila PERSAUDARAAN itu tercipta. Sangat tidak suka. Mereka berupaya keras agar PERMUSUHAN selalu terjadi. Alasannya beragam. Bisa saja karena perbedaan RAS dan ETNIS, merasa superior. Bisa karena perbedaan keyakinan atau AGAMA, beda PILIHAN POLITIS atau bisa juga karena perebutan LAHAN BISNIS dan HARTA. Setan selalu kreatif menciptakan alasan MASUK AKAL supaya PERMUSUHAN dan KEBENCIAN itu TUMBUH SUBUR. Misal, membuat permusuhan gara-gara sebuah berita hoaks di MEDSOS ya..?.

Kalaupun ada PERSAUDARAAN, maka setan berupaya supaya IKATAN CINTA KASIH itu RAPUH dan GOYAH. Menjadikannya ibarat  ENCENG GONDOK. Indah di permukaan, namun tak punya AKAR yang KUAT.  Kelihatan RAMAI dan BANYAK, namun akan SIRNA dihantam GELOMBANG. Maka, persaudaraan atas NAMA IMAN adalah pilihan PERTAMA. Orang BERIMAN itu BERSAUDARA. Melebihi persaudaraan kandung SE-AYAH iBU. Ia ibarat SATU TUBUH, sakit satu, sakit semua. Tidakkah itu AJARAN yang KEREN BANGET?

Maka, apapun “RASA PERMUSUHAN” yang telah KITA LAKONI, apapun ALASAN LOGIS yang kita munculkan di pikiran dan hati ini, maka “SEHARUSNYA”, setelah RAMADHAN 2018 ini berakhir, PERMUSUHAN itu harus berakhir. Permusuhan kepada SIAPAPUN dan atas NAMA apapun harus musnah. Apalagi permusuhan antar SAUDARA SEIMAN.

RASA PERMUSUHAN itu sangat TIDAK PRODUKTIF. Biayanya TINGGI dan akan menghancurkan semua POTENSI dan SUMBER DAYA MANUSIA yang kita miliki. Ia akan memakan TAQWA. Ibarat API yang membakar POHON KERING. So, JANGAN SUKA bermain “KOREK API”. Memprovokasi orang supaya bermusuhan.

LAWAN dari PERMUSUHAN adalah CINTA dan KASIH SAYANG. Menyayangi orang lain itu adalah AMALAN PARA WALI. Ini amalan yang memang BERAT, namun GANJARANNYA juga “BERAT”. Soalnya, bagi siapaun yang INGIN MASUK SURGA, maka ia harus memastikan PUNYA KEBIASAAN penghuni SURGA. Apa itu? Jawabannya, “ MENGHILANGKAN KEBENCIAN…!!!”

Artinya, kalau tidak terbiasa MENGHILANGKAN KEBENCIAN, takutnya NANTI GAK TERBIASA dengan AMALAN PENDUDUK SURGA yang penuh CINTA KASIH. Masksudnya, gak bakalan masuk surga sih. Logis bukan?

Lalu, apakah TIDAK BOLEH MEMBENCI?

Alquran menyebut, kebencian itu diperbolehkan terhadap KEKUFURAN. Kufur itu macem-macem. Intinya tertutupnya hati dari kebenaran. Orangnya disebut KAFIR. Meskipun dibenci, namun kalau ketemu orang “KAFIR” harus diajak ke jalan TERBUKA secara persuasif. Diajak dengan cinta kasih. Bukan lantas diperangi. Makanya, ketika kaum kafir melempari Rasul dengan batu, Rasul menolak TAWARAN Jibril untuk melemparkan gunung kepada mereka. Rasul hanya berdoa, supaya mereka mendapat hidayah. “Mereka ITU TIDAK TAHU, berilah mereka PETUNJUK YA ALLAH” demikian ungkapan rasul. Apa yang dilakukan rasul bukan menunjukkan kelemahan. Itu adalah KEAGUNGAN AKHLAK. Hal itu yang MEMBUAT ISLAM menyebar ke penjuru ALAM.

Apakah kita akan melakukan HAL YANG SAMA kalau berada pada KONDISI RASUL?

Apapun alasannya, KEBENCIAN itu MENYAKITKAN HATI. Ia akan melahirkan SAKIT TURUNAN seperti TAKABBUR, IRI DENGKI, ‘UJUB, dan FITNAH, meskipun di awali dengan “NIAT BAIK”. Istilahnya FUJUR. Coba lihat status dan komen di MEDSOS warga negeri ini, jelang PILKADA dan PILPRES itu. Dalam penghilatan saya sih, CINTA KASIH-nya SIRNA. Apakah penglihatan ada masalah?

Lawan dari FUJUR adalah TAQWA. Taqwa adalah OUTPUT RAMADHAN 2018 ini. Ini adalah indikator minimal yang bisa kita rasakan.  Hakikatnya HANYA ALLAH yang TAHU.

So, RAMADHAN tanpa MELAHIRKAN cinta kasih itu RUGI banget. Tiada guna LAPAR dan DAHAGA jika AMARAH HATI tak terjaga. Sia-sia bukan?. Nothing lah..

Indonesia PENUH CINTA KASIH itu sesuatu banget. Indah dan menyenangkan. Kalau CINTA dan KASIH tersebar, insyallah, penduduk SURGA TERBANYAK, nantinya MUNGKIN saja berasal dari NEGERI tercinta ini, why not?. Amin

SELAMAT MENEBARKAN ajaran CINTA KASIH bernama ISLAM. Selamat MEMADAMKAN PERMUSUHAN.  

Taqabllahu minna wa minkum. Minal ‘Aidin Wal Faizin.  Mohon Maaf Lahir Batin.

Wallahu a’lam.

 

Post a Comment

0 Comments