Posts

Showing posts with the label m ridwan umar

Menjadi Bijak Vs Pintar

Oleh: M. Ridwan Materi kuliah subuh hari ini diisi oleh Ustaz Syamsul. Beliau ahli di bidang marketing. Tema ceramahnya biasanya terkait dengan motivasi spiritual, dan ajakan untuk selalu beribadah, berinfaq,   memakmurkan mesjid dan mushalla sampai kepada upaya meningkatkan etos kerja umat. Dengan pengalaman di perbankan syariah dan bisnis yang cukup kaya maka ustaz Syamsul memang tepat menyajikan menu ceramah pagi ini. Penyampaiannya ringkas dan to the point . Sesi ceramah kemudian diteruskan dengan diskusi. Biasanya, para jamaah yang terdiri dari berbagai latar belakang profesi selalu antusias terlibat mengemukakan pikirannya. Nah, diskusi pagi cukup menarik. Ustaz Syamsul berhasil membawa jamaah untuk mengeryitkan dahi mengamati fenomena negeri ini. Tentunya, dalam pandangan keprihatinan, baik terkait dengan tradisi ibadah individu, sosial ataupun isu-isu aktual terkait sosial, ekonomi dan budaya.  Menurutnya, sebagian besar masyarakat saat ini seperti telah kehila...

Negeri Tidak Ramah Buku (Negeri Gaya-Gayaan 5)

Oleh: M. Ridwan Sentakan halus nan mengena disampaikan oleh seorang penulis kebanggaan Sumatera Utara Abangda DR. Azhari Akmal Tarigan. Sentakan ini disampaikannya ketika menjadi pemateri dalam Pelatihan Penulisan Buku Ajar Fakultas Ekonomi Islam UIN-SU Medan hari Kamis lalu. Para peserta adalah dosen-dosen muda dan senior FEBI. Bang Akmal –demikian panggilan akrab beliau- saat itu memang didaulat menjadi salah satu pemateri di pelatihan ini. Bersama beliau, juga dihadirkan seorang pemateri yang tak kalah hebatnya dalam bidang tulis-menulis yaitu Abangda DR. Iswandi Syahputra, dosen dan penulis aktif dari UIN-Sunan Kalijaga Yogyakarta. Bukan kebetulan pula, keduanya adalah alumni dari MAPK Padang Panjang juga :) Menurut Bang Akmal dan diperkuat oleh Bang Iswandi, minat menulis para warga negeri ini amat minim bahkan di kalangan perguruan tinggi sendiri. Cukup miris menyaksikan kuantitas hasil karya para dosen dan mahasiswa Indonesia. Kendati ada peningkatan, namun jumlahnya m...