Wak Lontong dan Maaf-nya
By: M. Ridwan Wak Lontong membuat kehebohan lagi di kampung. Pasalnya, ketika Idul Fitri datang, dia termasuk orang pertama yang mendatangi rumah penduduk. Untuk meminta meminta maaf tentunya. Anehnya, bukan diterima dengan baik, para tetangga justru banyak yang menghindar. Apa sebab? Dalam pemahaman Wak Lontong, meminta maaf harus disertai dengan keterangan atas kesalahan apa yang dilakukan. "Masak aku meminta maaf kepada seseorang sedang dia sendiri tidak tahu apa kesalahanku padanya," demikian argumen Wak Lontong. Logis kelihatannya. Tapi, berabe dalam praktiknya. Misalnya, ia mendatangi rumah Pak Koplo, juragan sukses di kampungnya. Awalnya, Pak Koplo senang dengan kehadiran tamunya ini. Setelah bersalaman, Wak Lontong meminta maaf kepada Pak Koplo dan membuat pengakuan bahwa dia selalu cemburu kepadanya. "Aku kira selama ini engkau memelihara tuyul dan minta bantuan dukun untuk pesugihan, termasuk tak membayarkan kesejahteraan kary...