Posts

Showing posts from June, 2015

The Handbook of Iblis: Mencoba Menyingkap Jejak Iblis Di Bumi Melalui Dialog Kontemporer

Image
Oleh: M. Ridwan dan Fera Susanti (Ibrahim berdoa): "Ya Tuhanku, berikanlah kepadaku hikmah dan masukkanlah Aku ke dalam golongan orang-orang yang sholeh.   Dan jadikanlah Aku buah tutur yang baik bagi orang-orang (yang datang) Kemudian.   Dan jadikanlah Aku termasuk orang-orang yang mempusakai surga yang penuh kenikmatan”, (Asy-Su’ara, 83-85)               Kali ini saya promosi buku ya :) Tentang Buku The Handbook of Iblis yang diterbitkan oleh FEBI Press  dalam rangka menyambut Ramadhan 1416 H kali ini. Kami sendiri "tersinggung" dengan kehadiran buku ini. Soalnya, si Iblis terlihat begitu piawai mendesain jebakannya untuk manusia. :) Ide awal penulisan buku ini dilatarbelakangi oleh beberapa hal.           Pertama , adanya keinginan kami untuk  memberikan hadiah kepada kedua puteri tercinta kami yaitu Aisha Sahrazeida Afira (8 Tahun) dan Raifa Filza ...

Ketika “Kaset Mengaji” Sudah Dianggap Mengganggu

Oleh: M. Ridwan Beberapa waktu ini, penulis membaca adanya polemik seputar pemutaran kaset-kaset ngaji di mesjid-mesjid di negeri ini. Adalah Pak JK yang merupakan wapres negeri ini yang mewacanakan untuk mengevaluasi kembali tradisi pemutaran kaset ngaji di mesjid-mesjid Indonesia. Alasannya, bahwa banyak pihak yang terganggu dengan suara kaset ini. Sarannya, perlu ada regulasi yang mengatur pemutaran kaset-kaset ini sehingga tidak terlalu lama. Selain itu , masih menurut JK- alangkah lebih baik jika yang membaca Alquran adalah “manusia asli” bukan kaset rekaman. Saya kira, pendapat JK boleh-boleh saja. Apalagi dengan kapasitasnya sebagai seorang wapres, tentulah harus mengakomodir banyak kepentingan dan pendapat. Saya yakin, mungkin banyak yang curhat kepada beliau betapa terganggunya para pendengar kaset-kaset itu ketika setiap jelang masuknya sholat lima waktu, kaset-kaset itu mulai berbunyi. Saya mencoba menebak-nebak, mungkin saja yang terganggu justru bukan dari kalanga...

Mesjid Vs Mall: Gerbang Surga Yang Tak Lagi Menarik?

Oleh: M. Ridwan   Membandingkan antara Mall dan Mesjid sepertinya memang kurang tepat. Bahasa kerennya, tidak “ apple to apple”. Mesjid adalah tempat ibadah sedangkan mall adalah tempat berbelanja dan “cuci mata”. Bagaimana mungkin keduanya dibandingkan?. Namun, jika dilihat dari sisi jumlah pengunjung dan kekuatan daya tariknya, saya kira kita bisa melakukan perbandingan antara keduanya. Lalu, bagaimana hasil perbandinganya?. Saya kira, anak TK di negeri ini juga akan tahu jawabannya. Silahkan, tanyakan kepada mereka, mau jalan-jalan ke mesjid atau ke mall?. Saya, yakin, mereka dengan sukacita akan memilih ke mall. Sehingga, memang tak perlu bersusah payah untuk menentukan pemenangnya. Pesona mall dan tempat perbelanjaan harus diakui melebihi mesjid. Hal ini juga diakui dan senada dengan hasil penelitian dari Prof. Abdullah bin Abd. Ghani dari UUM Malaysia dalam acara Seminar Internasional dan Workshop Pemberdayaan Ekonomi Mesjid tanggal 30-31 Mei yang digagas oleh FEBI mi...