Posts

Showing posts from May, 2018

#Day 15: Seri Ramadhan 2018: RAMADHAN JET LAG

Image
By: M. Ridwan JETLAG itu kondisi yang dialami tubuh karena PESAWAT melewati ZONA WAKTU berbeda. Misalnya, kita melakukan penerbangan MEDAN-LONDON. Dengan waktu tempuh lebih dari 13 jam, maka tubuh akan terpapar dampak Jet Lag. Tubuh tidak mampu menyesuaikan dengan keadaan ZONA WAKTU yang berubah cepat dan tak teratur. Tahu-tahu, sudah siang, padahal   barusan malam. Istilahnya, RITME SIKARDIAN tubuh terganggu.   Jadi, JETLAG sebenarnya tidak terjadi pada penerbangan JARAK PENDEK, semisal MEDAN-JAKARTA yang “hanya” 2 jam dan berada di Zona Waktu yang sama. Apa saja yang dialami tubuh ketika JET LAG? Macem-macem. Terkadang pusing, letih, lesu, dan KEHILANGAN FOKUS atau bingung.   Bisa juga LEKAS MARAH dan EMOSIONAL. Seringnya, Jet Lag ditandai dengan mudah NGANTUK dan LESU. Kasihan ya…? Padahal rencana mau SELFIE di EROPA, malah berujung kelelahan dan TIDUR. JET LAG di Ramadhan mirip-mirip juga, lah. Kalau tubuh dan emosi tidak dipersiapkan jauh-jauh har...

#Day14 Seri Ramadhan: WE ARE NOT IN A HURRY, BRO..

Image
By: M. Ridwan Kendati sebuah pesawat biasanya melaju dengan kecepatan 800-900 km/jam, anehnya, penumpang tidak merasakan kecepatan itu. Terlihat seolah-olah awan berjalan lambat dan pesawat tidak bergerak. Para penumpang juga terlihat santai menikmati perjalanan tanpa terganggu dengan gerakan pesawat yang melaju dahsyat. Ada yang tidur, menonton, membaca, bercengkerama dengan rekan atau keluarga. Bahkan, di dalam pesawat supersonik seperti Concorde-pun penumpang enjoy saja. Gak ngaruh tuh, meski pesawat melaju melebihi kecepatan suara. Hebat ya.. PENUMPANG RAMADHAN pun seharusnya BEGITU, bukan? Kendati pesawat Ramadhan terus bergerak, bertambah dari hari ke hari, seharusnya PENUMPANG tetap enjoy saja menikmati perjalanan. Gak usah terpengaruh dengan SUASANA RIUH di luar pesawat. Gak usah PANIK dengan AWAN KELAM yang terlihat mengerikan, DI LUAR SANA. Nikmati saja perjalanan RAMADHAN. Yakini saja bahwa TUHAN akan memberikan YANG TERBAIK buat kita. Namun, sejujurnya, menuliskan...

#Day 13 Seri Ramadhan 2018: DELAY DAN SAKITNYA DIBATALKAN

Image
By: M. Ridwan DELAY artinya tertundany a keberangkatan pesawat. Mungkin karena kerusakan teknis ataupun faktor cuaca. Hampir semua penumpang yang mengalami delay pasti KECEWA. Bahkan, banyak yang MARAH-MARAH. Saya pernah melihat seorang Bapak yang MENDAMPRAT petugas ruang tunggu karena mendapat kabar pesawatnya ditunda selama 1 jam lebih. Baik petugas maupun dirinya sama-sama bertahan dengan argumen masing-masing. Dengan wajah merah padam, tentunya. Kendati salah alamat dan useless, si Bapak sepertinya hanya ingin melampiaskan kemarahannya saja. Tetap saja DELAY. Sebagian penumpang lain, terlihat bersabar, mencoba memaklum. Kendati tetap menunjukkan ekspresi kekecewaan. Akhirnya, maskapai memberikan KOMPENSASI berupa makan dan minuman kepada para penumpang walaupun diterima dengan berat hati.   Kalau sudah terjadi DELAY, maka pesawat secanggih apapun menjadi TAK BERARTI. Penumpang ingin cepat sampai TUJUAN. Selain DELAY, ada PEMBATALAN. Ini pasti lebih menyakitkan. Saki...

#Day 12 Seri Ramadhan 2018: LOST IN THE RAMADHAN SKY

Image
By: M. Ridwan Selain DIBAJAK para HIJACKERS, pesawat juga bisa keluar jalur. Bahayanya, sekian derajat saja menyimpang, maka alamat pesawat akan TERSESAT cukup jauh dari jalur utama. Ini pernah terjadi dengan pesawat   MH-370 yang keluar dari rute resminya   yang seharusnya menuju Tiongkok, namun malah berbalik menuju Samudera Hindia. Hilang.    Sampai kini MH-370 tak ditemukan.   Puluhan trilyun dana dikeluarkan pemerintah Malaysia untuk mencari pesawat nan malang ini, namun tetap tak membuahkan hasil. Betapa pilunya keluarga yang ditinggalkan. RAMADHAN 2018 pun bak pesawat terbang. Ia bisa keluar jalur mungkin karena kesengajaan PILOT, KENA BAJAK, atau sistem AUTO PILOT pesawat rusak. Uniknya, PESAWAT RAMADHAN keluar jalur tanpa DISADARI oleh PENUMPANG.  Seseorang dikatakan keluar dari JALUR RAMADHAN bila ia tergoda untuk memilih destinasi lain. Misal, tergoda melakukan aktifitas selain Ramadhan lebih dominan. Makanya, tidak heran, kalau...

#Day11 Seri Ramadhan 2018: NARROW WORLD, LARGE SKY

Image
By: M. Ridwan Ada yang mengatakan bahwa IMAN itu ibarat naik pesawat. JIka ia SEMAKIN TINGGI maka DUNIA akan terlihat SEMAKIN KECIL. Sebaliknya, jika ia semakin RENDAH, maka DUNIA akan terlihat semakin besar dan membuat SESAK di dada. Entah siapa yang mencetuskan statement itu, namun saya kira benar juga ya, kendati yang dimaksud dengan DUNIA adalah BUMI yang semakin kecil. DUNIA dan BUMI adalah dua kata yang berbeda. Dunia menjelaskan KEHIDUPAN sebelum AKHIRAT, sifatnya abstrak, sedangkan BUMI lebih identik dengan nama sebuah PLANET dan sifatnya fisikal. Sampai saat ini, kehidupan DUNIA memang banyak dilakukan di atas BUMI, namun beberapa puluh tahun ke depan, bisa saja, kehidupan dunia akan dilakukan di MARS, SATURNUS atau di galaksi lain, why not?. Alquran menyebut DUNIA sebagai TEMPAT SENDA GURAU, wahana MAINAN, TIPUAN atau COBAAN. Terserah kita mau pilih yang mana.   Yang jelas, ketika DUNIA semakin DOMINAN di dalam hati, maka pasti ruang untuk NON DUNIA atau AK...

#Day10 Seri Ramadhan 2018  RAMADHAN AUTO PILOT, WASPADALAH..!!

Image
By: M. Ridwan AUTO PILOT adalah kemampuan pesawat yang dikendalikan oleh SISTEM KOMPUTER sehingga PILOT dapat beristirahat selama penerbangan. SISTEM AUTO PILOT pesawat JAMAN NOW sudah demikian canggih sehingga ia mampu melakukan semua yang bisa dilakukan PILOT seperti TAKE OFF atau LANDING.   Apalagi pesawat seperti Airbus A380 itu… Sebenarnya, kapal laut juga memiliki sistem auto pilot. Bahkan, teknologi mobil saat ini, sudah mencoba untuk menggunakan sistem ini. Hebat ya.. Dalam beberapa keadaan, sistem auto pilot bahkan dianggap LEBIH BAGUS dibandingkan manual karena sistem ini tidak terpengaruh kondisi fisik dan emosi manusia.   Kendati demikian, biasanya pilot   mengkombinasikan antara manual dan sistem autopilot. Artinya, sentuhan manusia tetap dominan karena dari beberapa kejadian pesawat   jatuh JUSTRU karena terlalu percaya kepada sistem auto ini. Istilahnya adalah AUTOMATION ADDICTION. Kecanduan otomatis.   Misalnya, kasus jatuhnya Ai...

#Day 9 Seri Ramadhan 2018: RAMADHAAN HIJACKERS

Image
By: M. Ridwan Jadwal penerbangan itu KETAT dan presisinya hampir sempurna. Katakan, jarak tempuh Medan ke Jakarta sekitar 2 jam. Kalau tak ada halangan berarti, DIPASTIKAN pesawat akan tiba di Bandara Soekarno Hatta sesuai waktu, ON TIME. Ketika pesawat telah take off, penumpang PASTI akan IKHLAS dengan waktu yang ditentukan dan kemana PILOT membawa. Tidak mungkin ada yang misalnya, karena ingin lebih CEPAT minta diturunkan di Palemang atau Selat Sunda.   Atau, karena ingin melihat keindahan GUNUNG SALAK, Jawa Barat selama 2 jam, lantas meminta PILOT untuk menunda pendaratan. Gak ada, bukan? Semua penumpang RELA mengikuti jadwal yang telah ditentukan. Meskipun, ada penumpang yang DIKEJAR WAKTU, mau apalagi? Meski ada MEETING mendesak, mau ketemu KLIEN prospektif   bahkan kalau ADA MUSIBAH KELUARGA, tak ada pengecualian. PILOT akan mengendalikan PESAWAT sepenuhnya sesuai JADWAL. Tidak boleh MEMBANTAH dan INTERVENSI. Kecuali, dalam kasus PEMBAJAKAN PESAWAT…!! ...

#Daya 8 Seri Ramadhan 2018: TRUST IN GOD AND ENJOY

Image
M. Ridwan Bagaimana menikmati sebuah penerbangan? Bagaimana merasa nyaman dengan CUACA di angkasa yang kadang membuat pesawat mengalami TURBULENSI,? Tentu, harus ada keyakinan bahwa pilot memang CAPABLE atau MAMPU mengendalikan pesawat dengan baik. Harus ada kepercayaan tinggi bahwa pilot mampu membawa pesawat mendarat dengan selamat.   Tanpa kepercayaan itu, tidak mungkin penumpang bisa dengan tidur nyenyak dan menikmati hiburan selama penerbangan. Tanpa kepercayaan kepada pilot, penumpang   pasti akan meninggalkan pesawat sebelum take off . KEPERCAYAAN kepada pilot itu MUTLAK diperlukan.   Nah, melaksanakan Ramadhan tahun 2018 ini MIRIP seperti itu juga. Supaya mampu menikmati ibadah puasa dengan khuysuk dan bahagia, harus ada kepercayaan bahwa Allah memberikan ibadah ini sebagai tanda kasih sayang-Nya kepada manusia, bukan “PAKSAAN” apalagi   “SIKSAAN”. Sehingga,   apapun yang terjadi ketika melaksanakan ibadah ini harus dianggap seper...

#Day7 Seri Ramadhan: Ramadhan Sky Priority

Image
By: M. Ridwan S KY PRIORITY adalah layanan prioritas yang diberikan maskapai kepada penumpang KHUSUS karena loyalitas mereka yang cukup tinggi atau penumpang memilih tiket kelas bisnis yang lebih mahal dari kelas ekonomi. Kekhususan layanan ini meliputi prioritas CHECK IN, BOARDING, BAGASI, atau EXECUTIVE LOUNGE. Pokoknya, SPECIAL-lah,. Penumpang yang mendapat label sky priority bisa menunggu di EXECUTIVE LOUNGE yang full makanan lezat. Dia gak perlu berdesakan antri masuk pesawat karena mereka dipersilahkan untuk masuk terlebih dahulu. Dia mendapat makanan dan minuman spesial. Masih banyak fasilitas yang didapatkan. Keren….. Meski berada dalam satu pesawat, ternyata penumpang bisa berbeda layanan ya? Wajar sih, namanya juga SALING PERCAYA. Penumpang memberikan kepercayaan dengan memilih maskapai yang bersangkutan. Ia berani membayar lebih. Wajar dong, maskapai memberikan pula APRESIASI atas kepercayaan LEBIH ini. Maskapai paham betul bahwa penumpang sky priority adalah pe...

#Day6 Seri Ramadhan 2018: Tuhan dan Sensasi Ketinggian

Image
By: M. Ridwan Butuh sekitar lebih dari 5 menit sebuah pesawat mendapatkan posisi CRUISING setelah take off . Cruising adalah kondisi dimana pesawat telah berada pada ketinggian jelajah tertentu untuk selanjutnya melaju stabil hingga mendarat nantinya. Ketinggiannya, sekitar 25-30 ribu kaki (12 km) dari permukaan laut. Tinggi banget ya. Pokoknya, apa yang ada di permukaan bumi sudah tak kelihatan lagi. Fase crusing adala fase TER-AMAN dari sebuah penerbangan, walaupun sewaktu-waktu, bisa saja TURBULENSI menghadang. Namun, biasanya jarang. Pilot akan mencari jalan lain, jika berhadapan dengan turbulensi mendadak. Pada fase cruising, biasanya lampu tanda mengenakan sabuk pengaman sudah padam. Penumpang dan awak kabin sudah bisa berjalan-jalan di sepanjang lorong pesawat. Makanan dan minuman sudah bisa diberikan. Fasilitas hiburan dapat bebas digunakan. Asyik lah.. Pada ketinggian 30 ribu kaki pesawat sudah melebihi tingginya awan. Pemandangan dari KETINGGIAN indah sekali....

#Day5 Seri Ramadhan 2018: Ramadhan dan Pesona Iklan

Image
By: M. Ridwan Pagi sore, siang malam, k ita sudah akrab dengan iklan. Bocah-bocah cilik di rumah saya melaporkan berapa jenis iklan yang sering tayang di TV. Rencananya, mereka melakukan riset keci-kecilan. Kata mereka, berapa jenis iklan yang sering tayang, adalah makanan, pakaian, produk kecantikan dan kendaraan. “Ada juga iklan cat rumah dan film, yah”, kata Aisha melaporkan. THAT’S THE WORLD. THE WORLD OF ADS. Dunia iklan memang fakta. Bahkan, GOOGLE menjadi perusahaan terkemuka justru dari kemampuan mereka mengemas iklan yang apik, semisal GOOGLE ADSENSE, GOOGLE ADWORDS, dan aplikasi affiliate marketing lain. Sasarannya juga pas, segmented dan mampu memunculkan NICHE MARKET. Keren -lah Iklan yang berseliweran setiap hari di media memang mempesona. Selalu menggoda bahkan membuat kecanduan. Gak usah heran. Iklan dirancang ahli marketing. Mereka mempelajari psikologi manusia dan menyajikannya pada moment yang tepat. Tujuannya supaya pesan iklan sampai ke konsum...

#Day4 Seri Ramadhan 2018: Turbulensi dan Ramadhan

Image
By : M. Ridwan Pesawat secanggih A380 pun tidak luput dari TURBULENSI, yaitu kondisi perubahan aliran udara secara tiba-tiba. Biasanya, disebabkan karena perbedaan suhu area awan, misalnya di atas panas dan di bawah dingin. Perbedaan ini menyebabkan kekosongan atau kerenggangan udara. Akibatnya, pesawat kehilangan daya angkat dan bergoncang. Dari laman sebuah situs penerbangan, dijelaskan bahwa turbulensi ini memiliki level 1 sampai 4. Level 1-2 berupa turbulensi   ringan atau moderat yang biasanya tidak begitu memberi dampak berarti bagi pesawat, meskipun goncangannya sudah cukup terasa. Berbeda dengan level 3-4. Turbulensi level ini memberi dampak yang berat bagi penumpang dan pesawat. Akibatnya, masker oksigen terbuka dan pesawat bergoncang sangat keras. Bahkan, pesawat bisa saja oleng kiri kanan dan mesinnya mati. Sangat berbahaya. Syukurlah, sampai kini, saya tidak pernah dan tentunya tidak berharap mengalami turbulensi pada level 3 apalagi 4. Tak dapat dib...

#Day3 Seri Ramadhan 2018: Tahannust Jaman Now

Image
By: M. Ridwan Kendati mampu terbang non stop selama ratusan jam, pesawat A380juga harus melakukan pendinginan, ketika mendarat. Kalau terus-terusan hidup, maka mesinnya tentu akan terbakar, overheating. Manusia Jaman Now juga demikian. Dengan ritme kehidupan serba cepat dan dipenuhi informasi seperti kini, otak manusia “dipaksa” untuk berpikir cepat pula. Banyak target yang harus diraih dan beragam masalah yang mendera. Silih berganti masuk ke dalam pikiran dan terkadang mampu mempengaruhi ritme hati. Ujung-ujungnya mempengaruhi tingkah laku. Stress dan marah-marah. Penuh curiga atau apatis. Kalaulah, manusia kini tak melakukan pendinginan otak dan hati, maka mesinnya akan terbakar. Manusia bisa JATUH ke level terendah ( aspala sapilin ). Disitulah pentingnya pendingan. Caranya? Dengan melakukan PERENUNGAN atau TAFAKKUR. Dulu, Nabi Muhammad melakukannya dengan mengasingkan diri ke gua Hira. Namanya TAHANNUST yaitu merenung di suatu tempat. Kondisi masyarakat di sekitarnya ...

#Day2 Seri Ramadhan 2018: Trade Off Ramadhan: Pilih Mana?

Image
By: M. Ridwan Hari ke-2 ini, saya menyoroti istilah trade off. Istilah ini beda dikit dengan kata take off di tulisan lalu. Apakah trade off itu? Trade off adalah situasi yang dihadapi seseorang antara dua pilihan atau lebih. Ketika pilihan jatuh pada A, maka ia harus mengorbankan B atau C. Istilah ini lazim dalam kajian ekonomi. Misal, seorang mahasiswa yang memilih kuliah maka ia mengorbankan peluang nya untuk langsung bekerja setelah tamat SMU, termasuk juga trade off antara menikah atau tetap kuliah ya? :). Banyak kondisi trade off yang sering kita hadapi sehari-hari, bukan hanya terkait produksi dan konsumsi. Ini juga terjadi dalam konteks kebijakan negara. Misal, negara mau memproduksi alat pertanian atau pesawat terbang?. Mau memproduksi senjata atau beras?.  Mau pilih model comparative disadvantage atau competitive disadvantage ?. Mau kasi subsisi atau tidak?, mau produksi mobil nasional atau impor sapi?. Dst... Semua masyarakat dihadapkan pada kondisi trade...