Tears of The World: Ketika Nasib Dunia Di Tangan Si Zalim
By: M. Ridwan Saya ibarat menyaksikan film Tears of The Sun ketika membaca berita pelarangan imigran dari negeri muslim masuk ke Amerika. Film ini dibintangi oleh Bruce Wilis dan dirilis tahun 2003. Kisahnya tentu saja fiksi yaitu tentang perjuangan heroik sepasukan Navy US dalam menyelamatkan para pengungsi di Afrika. Awalnya sih, mereka hanya bermaksud menyelamatkan seorang warga negara Amrik yang sedang menjalankan misi kemanusiaan. Namun, hati nurani mereka menjadi luluh menyaksikan betapa kejamnya peperangan dan betapa menderitanya para pengungsi yang dibunuh, dan disiksa para pemberontak. Sehingga, misi merekpun akhirnya mengikuti hati nurani, yaitu berperang melawan pemberontak demi menyelamatkan para pengungsi yang terzalimi tadi. Namun, lain film lain kenyataan. Apa yang dilakukan Donal Trump dengan melarang para pengungsi, imigran dari 7 negara muslim, justru menunjukkan bahwa presiden Amrik yang baru ini tidak memiliki hati nurani. Mungkin dalam pikirannya, "ped...