Posts

Showing posts from May, 2017

Suddenly Indonesia

Image
By: M. Ridwan   Suddenly itu artinya tiba-tiba, kosakata bahasa Inggeris. Dalam bahasa Arab disebut faj'ah atau baghtatan. Saya mencoba mentabulasi beberapa "tiba-tiba" yang muncul di Indonesia. Mohon teman-teman menambahkannya ya... 1. Tiba-tiba saja sesama anak negeri ini punya kebiasaan baru yaitu saling menghujat dan menunjukkan kelemahan sesama warga tanpa merasa bersalah apalagi berupaya supaya mereka membaik. Kita merasa merdeka sepenuhnya memaki, menghujat, mencemooh, tertawa bahkan menjatuhkan karakter orang lain demgan semau gue. Tapi kita tak pernah mau menunjukkan bagaimana cara memperbaikinya. 2. Tiba-tiba, kita diusik dengan kata-kata  "aneh seperti anti NKRI, anti Pancasila, intoleran, kafir, radikal, dan penista agama padahal para pendiri negeri ini tidak pernah mempersalahkan hal itu. Saya yakin, yang lantang menyuarakannya sama sekali tidak pernah merasakan desingan peluru Portugis, Belanda, Jepang, atau Knggeris. Kita tidak pernah me...

Ketika Hukum-pun Akhirnya Takut Menjadi Raja

Image
Oleh: M. Ridwan (“ ..Gadoh Aneuk Meupat Jrat, Gadoh Hukum Ngon Adat Pat Tamita…?. “Hilang anak masih ada kuburan yang bisa kita lihat, tetapi jika hukum dan adat yang hilang, hendak kemana kita cari?”. (Sultan Iskandar Muda, ketika mengeksekusi putera mahkotanya) Kita tentu pernah mendengar istilah hukum menjadi raja, bukan?.  Alkisah, suatu ketika Sultan Iskandar Muda –Penguasa Sumatera dan Semenanjung Malaka saat itu- menghukum putera mahkotanya yang bernama Meurah Pupok atau Sultan Muda. Anak kesayangan calon pewaris tahta ini dilaporkan berbuat mesum dengan seorang wanita. Padahal, riwayat menyatakan, bahwa sang putera mahkota adalah korban konspirasi orang-orang yang tidak ingin dirinya menjadi raja. Para konspirator itu kemudian menjebak putera mahkota dengan seorang wanita cantik yang tak lain merupakan isteri dari seorang perwira kerajaan. Kisah ini memilukan.Saya memperolehnya ketika belajar di Aceh beberapa puluh tahun lalu. Sang Sultan sendiri ...