Ekonomi Syariah Berbasis Cinta
By: M. Ridwan Saya senang dengan gagasan Menteri Agama terkait Pendidikan Berbasis Cinta. Nah, Jika pendidikan berbasis cinta mengajarkan bahwa kecerdasan harus bertemu kasih sayang, maka sistem keuangan Islam sesungguhnya adalah cinta yang diinstitusikan dalam ekonomi. Ini bukan sekadar bahasa puitik. Ada dasar moral, dan ada bukti empiris. Larangan riba, zakat, wakaf, bagi hasil, hingga keuangan sosial Islam, semuanya lahir dari satu gagasan: harta tidak boleh menjadi alat penindasan, melainkan sarana menjaga martabat manusia. Menariknya, “cinta” dalam ekonomi syariah tidak berhenti pada idealisme. Ia tumbuh menjadi sistem global. Industri keuangan Islam kini telah mencapai sekitar US$5,9 triliun aset global dan diproyeksikan mendekati US$9,7 triliun pada 2029. Ini menunjukkan bahwa prinsip berbasis etika dan keadilan bukan sekadar alternatif moral, tapi model ekonomi yang kompetitif. Mengapa tumbuh? Karena dunia mulai sadar bahwa pasar tidak cukup dibangun ole...