Posts

Showing posts from August, 2015

Hunting of The 'Arifin: Mencari Para Pemilik Hikmah

Oleh: M. Ridwan Pengajian minggu pagi kemarin adalah momen yang dituggu-tunggu sebagian warga komplek kami. Bukan saja karena pagi itu akan mendapat siraman ruhani dari para ustaz di perumahan kami, tapi juga biasanya momen itu menjadi ajang refleksi para jamaah setelah seminggu menjalani amanah kemanusiaan di masing-masing bidang kerjanya. Pagi kemarin, Ustaz Erwin yang didaulat menjadi pemateri. Pengusaha muda dan murah senyum ini memaparkan panjang lebar mengenai kondisi jaman yang harus disikapi dengan baik. Dunia yang penuh dengan intrik dan fitnah harus disikapi dengan ketenangan dengan selalu mendekatkan diri kepada Allah. Harapannya tentu pentunjuk Allah dan kasih sayang-Nya. Kita mengharapkan diberikan hikmah atau kearifan dari-Nya. Saya termenung, kata “'arif” menjadi sebuah hal yang menarik untuk diperdalam. Saya kira, kearifan memang dibutuhkan untuk menyelamatkan bangsa besar ini. Lalu apa itu kearifan? Kearifan biasanya ditujukan kepada manu...

Enaknya Menjadi Pemenang

Oleh: M. Ridwan Tulisan ini sekedar unek-unek saja. Melihat kondisi rupiah yang KO di hadapan Dollar tentu membuat hati menjadi miris. Memang sih, ada kiat tersendiri ketika membaca sebuah berita ekonomi apalagi menyikapi sebuah analisis ekonomi dari pengamat atau pakar ekonomi. Misal, Anda jangan terlalu panik stress menyikapi sesuatu yang baru merupakan prediksi. Entah itu prediksi buruk atau baik. Kehidupan ekonomi selalu menemukan caranya sendiri untuk kembali kepada keadaan normal.  Makanya, ketika krisis ekonomi tahun 1997 lalu terjadi dan –tentu memakan korban-, namun badai itu juga akhirnya berlalu. Atau, kita masih ingat ketika Yunani megap-megap dan hampir koma menghadapi hutang negara yang menggunung. Toh, akhirnya mereka kini tetap masih bisa bernafas lega dan tersenyum bukan? Tulisan saya tentu bukan mengenyampingkan prediksi buruk itu. Saya tidak menafikan bahwa Indonesia bisa saja jatuh ke dalam krisis ala Yunani atau tahun 1997 lalu. Kendati pu...

Ketulusan yang (Mungkin) Tergerus: Kado Pahit Buat Pahlawan Negeriku

Oleh: M. Ridwan “Lebih baik kita hancur lebur daripada tidak merdeka. Semboyan kita tetap: Merdeka atau Mati. Dan kita yakin saudara-saudara, pada akhirnya pastilah kemenangan akan jatuh ke tangan kita. Sebab Allah selalu berada di pihak yang benar. Percayalah saudara-saudara. Tuhan akan melindungi kita sekalian. Allahu Akbar! Alllahu Akbar ! Allahu Akbar (Pidato Bung Tomo, 10 November 1945) Tanggal 17 Agustus 2015 merupakan ultah Indonesia yang ke-70.   Esok, upacara peringatan kemerdekaan dan aneka kegiatan pasti menghiasi bumi pertiwi ini. Seperti biasa, ungkapan bernada patriotisme dan nasionalisme pasti akan banyak kita banyak kita dengar esok pagi.   Saatnya pula, bendera merah putih akan dikibarkan dan menghiasi semua rumah penduduk negeri ini. Mudah-mudahan, kita masih ingat dimana terakhir kali menyimpan bendera itu. Atau, jangan-jangan, ada yang sudah tidak memiliki bendera itu. Masih ada waktu untuk membelinya. J Kendati, kita sangat paham bahwa...