Ticker

6/recent/ticker-posts

#Day 15: Seri Ramadhan 2018: RAMADHAN JET LAG

By: M. Ridwan


JETLAG itu kondisi yang dialami tubuh karena PESAWAT melewati ZONA WAKTU berbeda. Misalnya, kita melakukan penerbangan MEDAN-LONDON. Dengan waktu tempuh lebih dari 13 jam, maka tubuh akan terpapar dampak Jet Lag. Tubuh tidak mampu menyesuaikan dengan keadaan ZONA WAKTU yang berubah cepat dan tak teratur. Tahu-tahu, sudah siang, padahal  barusan malam. Istilahnya, RITME SIKARDIAN tubuh terganggu.  
Jadi, JETLAG sebenarnya tidak terjadi pada penerbangan JARAK PENDEK, semisal MEDAN-JAKARTA yang “hanya” 2 jam dan berada di Zona Waktu yang sama.
Apa saja yang dialami tubuh ketika JET LAG?
Macem-macem.
Terkadang pusing, letih, lesu, dan KEHILANGAN FOKUS atau bingung.  Bisa juga LEKAS MARAH dan EMOSIONAL. Seringnya, Jet Lag ditandai dengan mudah NGANTUK dan LESU. Kasihan ya…? Padahal rencana mau SELFIE di EROPA, malah berujung kelelahan dan TIDUR.
JET LAG di Ramadhan mirip-mirip juga, lah.
Kalau tubuh dan emosi tidak dipersiapkan jauh-jauh hari, alamat  JET LAG akan muncul selama RAMADHAN. Seharusnya ibadah ini bisa dinikmati dengan baik, namun yang muncul justru RASA CAPEK, EMOSIONAL atau kehilangan fokus.  Lebih gawat ketimbang naik JET LAG pesawat.
Sindrome ala JET LAG selama Ramadhan sebenarnya berlangsung sebentar. Biasanya di awal saja. Misal, perubahan waktu makan dan tidur. Biasanya tidak pernah makan sahur di jam 4, sekarang dilakukan. Tidur juga bisa berubah jadwal. Idealnya, proses itu terjadi 2-3 hari saja. Kalau lebih dari semingu, berarti ada yang bermasalah dengan TUBUH kita.
Belum lagi, kalau kita masukkan variable lain yang tidak ditemukan di ZONA bulan lain, katakanlah mempersiapkan MUDIK, menanti THR, dan aksesoris baru.  Bisa menambah durasi JET LAG, bukan?
Lalu, bagaimana MENGHILANGKAN atau MINIMAL mengurangi JET LAG ala Ramadhan ini?
KUNCInya terletak di NIAT atau HATI. Kata Rasul, siapa yang bergembira dengan datangnya Ramadhan akan dihapuskan dosa-dosanya. Nah, hadis ini canggih. Rasul tahu bahwa kunci utama gerak tubuh dan emosi adalah NIAT di hati. Kalau NIAT nya sudah bulat melaksanakan RAMADHAN, maka seluruh tubuh, emosi dan ruhani akan merespon dengan kesiapan PRIMA. Ready for action.
JET LAG selama ramadhan itu gak enak banget. Lesu, letih, kehilangan semangat. Berjalan saja susah. Stress dan tertekan. Dunia menjadi begitu SEMPIT.
So, ketimbang direpotkan dengan JET LAG terus-menerus setiap tahun, mengapa tidak mulai dengan membersihkan NIAT kembali dan menatap TUJUAN utama RAMADHAN, bukan terpana dengan PERNAK-PERNIK yang pernah habis setiap hari. Right?
Semoga,, Wallahu a’lam, Afwan…








Post a Comment

0 Comments