Ticker

6/recent/ticker-posts

#Daya 8 Seri Ramadhan 2018: TRUST IN GOD AND ENJOY


M. Ridwan
Bagaimana menikmati sebuah penerbangan? Bagaimana merasa nyaman dengan CUACA di angkasa yang kadang membuat pesawat mengalami TURBULENSI,?

Tentu, harus ada keyakinan bahwa pilot memang CAPABLE atau MAMPU mengendalikan pesawat dengan baik.
Harus ada kepercayaan tinggi bahwa pilot mampu membawa pesawat mendarat dengan selamat.  Tanpa kepercayaan itu, tidak mungkin penumpang bisa dengan tidur nyenyak dan menikmati hiburan selama penerbangan. Tanpa kepercayaan kepada pilot, penumpang  pasti akan meninggalkan pesawat sebelum take off.
KEPERCAYAAN kepada pilot itu MUTLAK diperlukan.  

Nah, melaksanakan Ramadhan tahun 2018 ini MIRIP seperti itu juga.

Supaya mampu menikmati ibadah puasa dengan khuysuk dan bahagia, harus ada kepercayaan bahwa Allah memberikan ibadah ini sebagai tanda kasih sayang-Nya kepada manusia, bukan “PAKSAAN” apalagi  “SIKSAAN”.

Sehingga,  apapun yang terjadi ketika melaksanakan ibadah ini harus dianggap seperti menikmati penerbangan.  Guncangan dan TURBULENSI pada bulan Ramadhan harus DINIKMATI dengan BAHAGIA. Kalau gak ada kepercayaan, alamat bahaya. 

KEYAKINAN ini SANGAT  PENTING ditanamkan di hati karena terkadang bulan manusia pada bulan RAMADHAN rentan. Bayangkan, selain merasakan lapar dan haus, ia harus menghadapi TEKANAN MENTAL ala manusia JAMAN NOW yang mudah diintimidasi benda-benda.

Lihat sekeliling KITA. Bukankah semua BENDA-BENDA itu sangat MENARIK HATI?

Baik makanan, minuman, kendaraan, fashion, kosmetika, hiburan, property, gadget  teranyar atau perhiasan, semuanya membuat manusia kadang bermimpi memilikinya.  Semakin mahal harganya, semakin banyak diminati.

Kemajuan dunia di era PASCA MODERN menyebabkan kuantitas BENDA-BENDA dunia semakin banyak dan menggiurkan. ANEHNYA, di bulan Ramadhan, benda-benda ini dan fasilitas dunia ini kok terlihat lebih menarik ya? 😊

Hati-hati,

Tarikan benda-benda ini bisa MEMBAHAYAKAN dan menyebabkan ibadah TERGANGU, bahkan bisa menyebabkan TEKANAN MENTAL.

Katakanlah, seorang ayah yang tak mampu membeli pakaian baru atau persiapan lebaran, mungkin saja merasa minder dan PAPA. Merasa tak mampu menjadi seorang ayah yang membahagiakan. Padahal, apalah artinya sebuah baju baru, bukan?. Kapan-kapan juga bisa dibeli.

Atau, katakanlah sebuah keluarga yang tak bisa mudik karena tidak punya uang. Mengapa mesti BAPER dan tersiksa?. Terima sajalah kondisi itu dengan LAPANG DADA dan BERSYUKUR. Kapan-kapan juga bisa mudik, bukan?
Bagaimana membuat Ramadhan tahun ini menjadi ENJOY dan FULL OF FUN?

Caranya menumbuhkannya tentu dengan meyakini bahwa APAPUN yang terjadi setelah ikhtiar adalah KETENTUAN ALLAH semata. Ada KEKUATAN ALLAH dalam skenario luput yang telah kita rencanakan. Serahkan saja pada-Nya. Ucapkan “La haula wala quwwata illa billah (Tiada daya dan kekuatan selain kekuatan Allah).

Kalau keyakinan ini tidak ditanamkan, maka bersiaplah dengan TEKANAN MENTAL yang akan menganggu ibadah puasa, tarawih, tilawah atau sedekah kita. Kita bakalan gak khusyuk dan kehilangan orientasi.

So?. Percayakan saja semua urusan kepada Allah. Yakinlah akan memberikan yang terbaik bagi kita di bulan ini.  Yakin saja, bahwa pesawat Ramadhan kita akan mendarat dengan mulus dan nyaman. Be Happy...

Moga, Ramadhan 2018 ini menjadi momentum kita untuk MENGAKUI bahwa semua kekuatan itu adalah MILIK ALLAH semata. Semua RENCANA dan perhitungan LOGIKA yang kita buat, nyatanya tergantung kepada KEHENDAK  ALLAH. Sekali lagi, setelah semua ikhtiar telah kita lakukan secara maksimal. 

Wallahu a’lam






Post a Comment

0 Comments