Ticker

6/recent/ticker-posts

#Day7 Seri Ramadhan: Ramadhan Sky Priority

By: M. Ridwan


SKY PRIORITY adalah layanan prioritas yang diberikan maskapai kepada penumpang KHUSUS karena loyalitas mereka yang cukup tinggi atau penumpang memilih tiket kelas bisnis yang lebih mahal dari kelas ekonomi. Kekhususan layanan ini meliputi prioritas CHECK IN, BOARDING, BAGASI, atau EXECUTIVE LOUNGE. Pokoknya, SPECIAL-lah,. Penumpang yang mendapat label sky priority bisa menunggu di EXECUTIVE LOUNGE yang full makanan lezat. Dia gak perlu berdesakan antri masuk pesawat karena mereka dipersilahkan untuk masuk terlebih dahulu. Dia mendapat makanan dan minuman spesial. Masih banyak fasilitas yang didapatkan. Keren…..

Meski berada dalam satu pesawat, ternyata penumpang bisa berbeda layanan ya?
Wajar sih, namanya juga SALING PERCAYA.
Penumpang memberikan kepercayaan dengan memilih maskapai yang bersangkutan. Ia berani membayar lebih. Wajar dong, maskapai memberikan pula APRESIASI atas kepercayaan LEBIH ini. Maskapai paham betul bahwa penumpang sky priority adalah penumpang yang berkomitmen dan memilih lebih. Tidak mungkinlah mereka tidak mendapat full service. Masuk akal, bukan?
Nah, Ramadhan juga memiliki penumpang yang mendapat fasilitas seperti sky priority ini. Si sha’im mendapatkan semua fasilitas pilihan yang ditawarkan Ramadhan.

Misal, ada AMPUNAN dari Tuhan, dia dapet. Ada KEBERKAHAN dan DOA yang MUSTAJABAH, dia dapet. Ada fasilitas PEMBERSIHAN HATI, dia dapet juga. Bahkan, ketika TURUN LAILATUL QADAR pun, dia dapet juga. Pokoknya, si sha’im ini mendapatkan segala prioritas dan perhatian khusus dari Tuhan dan malaikat langit. Apapun yang dia pinta diterima Tuhan. Asyik, bukan?
Namun, di Ramadhan ini, ada juga kelas RATA-RATA. Mirip KELAS EKONOMI di pesawat-lah. Bagi yang sering terbang di kelas ekonomi, JANGAN MARAH ya,,,Saya tidak bermaksud bahwa penumpang kelas ekonomi itu tidak mendapat fasilitas. Saya hanya melihatnya dari persepektif harga tiket yang dipilih lho.

Artinya,mungkin saja nih, penumpang Ramadhan kelas ekonomi memang HANYA bersedia membayar nilai Ramadhan dengan HARGA EKONOMIS. Maka wajar fasilitas yang ia terima pun kelas ekonomis. Mungkin ia tidak mendapat ampunan seluruh dosa. Doa nya tidak diijabah Allah. Hatinya tidak dibersihkan dari penyakit hati. Dan, bias jadi hidupnya setelah Ramadhan berlalu tetap bete, sempit dan stress. 

Ini berbeda dengan penumpang KELAS EKSEKUTIF RAMADHAN atau FIRST CLASS RAMADHAN atau sky priority tadi. Mereka bersedia MEMBAYAR LEBIH MAHAL untuk layanan Ramadhan 2018 ini, wajar toh, mereka mendapat layanan lebih. Mereka membayarnya dengan amal shaleh dan dedikasi kehambaan yang tinggi. Imannya tidak goyah meski segala cobaan dan godaan di bulan RAMADHAN mendera. 
So,?

Kalau mau mendapatkan FASILITAS SKY PRIORITY ALA RAMADHAN, ya BAYARLAH HARGA RAMADHAN secara LEBIH. Jangan pilih yang murah atau biasa-biasa saja. Apalagi dengan tdak ikhlas.  
Misal, kalau ada fasilitas pahala berlimpah di Ramadhan, ya banyakin dong ibadah-nya. Sholat dan baca Alquran-nya dibanyakin. Banyakin menyantuni orang miskin, anak yatim dan terlantar. Budget DANA SOSIAL-nya ditingkatkan. Ada harga ada fasilitas.

Atau, kalau ada fasilitas PENGAMPUNAN DOSA dan IJABAH DOA, bukankah harus digunakan semaksimal mungkin?. Jangan-jangan, banyak yang malas berdoa dan beristighfar,  bukan?. Hilangkan sikap pesimis dan tidak percaya kepada Tuhan. Memangnya, kalau tidak diminta, doa mana yang mau dikabulkan?. Harus ditegaskan, bukan?.

Saya sebenarnya berbicara untuk diri sendiri lho, jangan tersinggung.
Saya sering bertanya keada diri sendiri. "Pesawat RAMADHAN datang silih berganti, namun jangan-jangan, diriku tak pernah masuk ke dalam list RAMADHAN SKY PRIORITY?. Jangan-jangan pula, diri ini pun tidak masuk ke kelas ekonomi?. Mungkin karena malas, dengan seribu satu alasan atau pembenaran. Entahlah....

Moga Ramadhan tahun 2018 ini dapat kita dapatkan fasilitasnya secara maksimal sehingga mendapat LABEL PRIORITAS RAMADHAN dari Allah. Tuhan Pemilik Langit dan Bumi. Dunia dan Akhirat. Amin.
“Barang siapa yang menghidupkan malam Qadar -dengan ketaatan- karena iman dan mengharap pahala, maka akan diampuni dosa-dosanya yang telah berlalu. Dan barang siapa yang berpuasa Ramadhan karena iman dan mengharap pahala, maka akan diampuni dosa-dosanya yang telah berlalu.” (HR. Bukhari dalam Kitab as-Shiyam) 
Wallahu a’lam.







  








Post a Comment

0 Comments