Posts

Melihat Nasionalisme Bangsa Dari Nama Mesjid di Indonesia

Image
Oleh: M Ridwan Nasionalisme bangsa Indonesia ternyata dapat dilihat dari nama-nama mesjid di Inodesia. Setidaknya, itulah informasi yang diberikan oleh Ustaz Jazir, Ketua BLM Mesjid Jogokarian yang terkenal itu. Menurutnya, sebagaimana diungkap dalam video yang tersebar di YouTube, bahwa mesjid di Indonesia memiliki akar sejarah yang kuat terkait kemerdekaan termasuk jiwa nasionalisme bangsa. Adalah Presiden Soekarno sebagai Presiden Pertama RI menjadi ikon bagi pembangunan mesjid-mesjid ikonik Indonesia. Ternyata, Presiden Soekarno tidak hanya terlibat dalam inisiasi mesjid, namun juga menjadi tokoh penggerak dan pencetus nama mesjid yang ada. Presiden ini sangat cinta mesjid dan memprakarsai pendiriannya dengan semangat. Ada 4 (empat) mesjid yang akan kita lihat yaitu, mesjid Syuhada di Yogyakarta, Mesjid Istiqlal di Jakarta, Mesjid Baiturrahim di Istana Negara dan Mesjid Salman di kampus ITB Bandung. Penulis mencoba mencari sejarah keberadaan mesjid ini dari sumber onl...

Impulsive Praying: Trik Jitu Menarik Jamaah Mengunjungi Mesjid

Image
Oleh: M. Ridwan Impulsive praying itu terinspirasi dari impulsive buying. Ceritanya, beberapa mahasiwa saya sering menyodorkan rencana skripsi terkait impulsive buying. Topik marketing tentunya. Secara harpiah, impulsive buying adalah pembelian yang dilakukan tanpa direncana. Misal, seseorang yang sedang melewati sebuah supermarket, tiba-tiba tertarik untuk masuk karena berbagai fitur attraktif yang ditawarkan si supermarket.  Misal, karena pencahayaan yang bagus, suasana ruangan yang adem, susunan barang yang apik dan indah, sampai kepada pelayanan pegawai supermarket yang ramah dan peduli. Pengunjung “bak tersihir” untuk membeli. Kendati awalnya ia tidak berniat melakukannya namun dipastikan ia akan menenteng belanjaan ketika keluar. Itulah contoh impulsive buying. Dahsyat bukan?. Ternyata, supermarket atau mall menarik minat pembeli dengan ilmu canggih. Sangat detail. Misalnya, musik apa yang harus diputar, barang apa yang harus diletakkan di dekat kasir, sampai ke...

HOW GOOD IS YOUR GOOD WILL?

Image
By: M. Ridwan Good Will itu artinya niat baik. Guru ngaji saya bilang, niat itu adalah kunci diterimanya amal ibadah.  Yes, pertanyaan judul di atas layak dipertanyakan kepada setipa warga negeri ini. “Seberapa baik, niat baik kita?”. Terhadap apa?. Tentu saja terhadap EVERYTHING   terkait kehidupan kita di negeri indah bernama Indonesia ini. Bukan karena apa-apa sih. Negeri dengan segudang masalah ini memang harus diperlakukan dengan SANGAT BAIK. Tidak cukup hanya BAIK,lho apalagi kalau TIDAK BAIK. Nah, semua kebaikan untuk negeri ini pasti diawali dengan NIAT YANG SANGAT BAIK. Tanpa itu?, jangan harap permasalahan negeri ini akan hengkang. Niat baik menentukan tindakan kita terhadap negeri ini. Saya ambil contoh, ketika Kurs Rupiah terhadap Dollar Amrik itu anjlok, maka niat baik ini layak dipertanyakan. Misal, apakah para pengusaha yang memarkir Dana Hasil Ekspor di luar negeri itu sudi membawanya ke dalam negeri supaya Rupiah menjadi bertaji?. Apa...

GUBERNUR VERSI 4.0

Image
By: M. Ridwan PILKADA serentak di seluruh Indonesia usai sudah. Tinggal menunggu hasil. Namun, beberapa lembaga Quick Count sudah merilis hasil sementaranya. Biasanya, akurasi QC cukup terpercaya untuk menggambarkan hasil akhir siapa yang berhak menjadi gubernur selama 5 tahun ke depan. Congratulation bagi yang terpilih dan tidak terpilih. Lho? Ya, dalam perspektif Islam, bagi yang terpilih, tentu bersyukur karena diberikan TUHAN amanah untuk memikul tanggung jawab besar atas keberlangsungan hidup sekian juta rakyat di bawahnya. TUHAN tahu bahwa ia mampu mengembannya. Kalau KEPEMIMPINANNYA sukses, maka amal jariyahnya PASTI sangat besar. Gak putus-putus, termasuk bagi TIMSES dan para pemilih. Sebaliknya kalau gagal, dosa jariyah nya juga tak terbilang.   Jadi, ngeri-ngeri sedap. Maka, bagi yang KALAH te ntu juga bersyukur. Tuhan sayang kepadanya. Beban BERAT itu tidak jadi dipikulnya. Mungkin saja nih, TUHAN menganggap ia belum mampu, atau belum punya kesiapan hati jika na...

USTAZ dan PILKADA: DriveR or DriveN?

Image
By: M. Ridwan DRIVER itu artinya pengendali atau yang mengemudikan. Sedangkan DRIVEN berarti yang dikendalikan atau di-stir. Untuk memahaminya, bayangkan saja sebuah mobil yang dikemudikan seorang oleh driver online, misalnya. Menentukan mana DRIVER dan mana DRIVEN, lihat saja SIAPA PEMEGANG KENDALI.. Nah, proses PILKADA yang terjadi saat ini bisa saja memposisikan seorang USTAZ –yang notabene pemuka agama- sebagai DRIVER atau bahkan DRIVEN. Lalu, bagaimana menentukannya? Mudah sih.   Kalau keberadaan sang ustaz sebagai PANUTAN bagi calon dan TIMSES yang bertanding, atau ia diposisikan sebagai RUJUKAN, dimana kata-katanya didengar dan DIPATUHI, maka otomatis posisinya adalah "USTAZ yang DRIVER" atau USTAZ PENGENDALI. Sehingga, kalau ia mengatakan “TIDAK” atau “JANGAN” maka tak seorang pun yang berani membantah. Baik CALON atau TIMSES. Mereka segan kepadanya. Takut kena KARMA atau KUALAT. JEMPOLAN lah. Sebaliknya, kalau seorang USTAZ justru dikendalikan ...

LOW STANDARD COUNTRY?  (Bag. 1)

Image
By: M. Ridwan Syawal sendiri artinya PENINGKATAN. So, momen Bulan Syawal 2018 bisa menjadi titik balik negeri ini untuk GETTING BETTER, menjadi lebih baik, tentunya. Kalau ditanya, peningkatan apa yang harus dilakukan warga negeri ini?. Saya kira, tentunya, peningkatan STANDAR HIDUP ( living standard ) dalam semua kehidupan berbangsa. Baik itu mencakup aspek ekoomi,sosial, buadaya, politik dan tentunya pengamalan agama. Mari kita bedah secara ringkas.. Dalam aspek ekonomi, standard hidup suatu negara itu menentukan apakah suatu negara masuk dalam kategori miskin, kaya atau terkebelakang. Bagaimana cara menaikkan standard hidup dalam perspektif ekonomi ?. Simpel. Perbanyak saja produksi barang dan jasa. Perbanyak ekspor dan menambah nilai tambah. Jadi, yang diekspor bukan barang mentah semata. Kalau masih gemar mengekspor barang mentah, itu namanya LOW STANDAR, standar rendahan. Itu tipikal negara baru berkembang, banget . Apalagi kalau aktifitas impornya lebih banyak, khususnya ...