Mutiara itu beraneka jenis. Ada mutiara air tawar dan air laut. Kemilaunya indah. Namun, biasanya mutiara air laut lebih mahal dibandingkan mutiara air tawar. Sebabnya, karena tingkat kesulitan dan masa pembentukannya. Kaum Hawa pasti suka memburu mutiara ini. Maka, sering-sering main ke Lombok ya..:). Tapi, tulisan ini tidak tentang mutiara yang bertebaran di bumi. Saya lebih tertarik membahas tentang mutiara RAMADHAN bernama ALQURAN.
Mutiara RAMADHAN tentunya ALQURAN karena ia
diturunkan pertama kali di bulan Ramadhan. Proses turunnya bertahap hingga menjadi kitab terkodifikasi
seperti di tangan kita saat ini. Kendati bertahap dan sudah ditulis dalam
bentuk mushaf Usmani, namun keasliannya sudah tak diragukan. 1000%. Soalnya,
JIbril membimbing peletakan susunan ayat per ayat tersebut dengan cermat. Alquran adalah kitab yang GENUINE. Transformasi
KALAM TUHAN dari bentuk IMMATERI menjadi BACAAN BERSUARA merupakan sebuah KEAJAIBAN tak terkita hebatnya. Melebihi proses PENCIPTAAN
ALAM SEMESTA, yang sampai kini masih membuat ilmuan PUSING tujuh keliling.
ALQURAN adalah cara TUHAN memberitahu kita MISTERI
dari penciptaan LANGIT, BUMI, MANUSIA serta KEINGINAN TUHAN untuk kita. Ia
menjadi PETUNJUK bagi manusia untuk menjalani hidup. Supaya manusia jangan
tersesat, disesatkan atau menyesatkan. Terbukti, ALLAH TUHAN YANG MAHA BAIK, bukan?. Bangga
dong.
SEBAGAI KITAB TERAKHIR, ALQURAN tentu harus ZERO KESALAHAN. Baik
konten maupun tulisannya. Terbukti, bukan?. Dipreteli, di bully, dihina, tetap
saja ALQURAN bersinar hingga kini. Kemilau mutiaranya semakin indah. Hanya Tuhan
yang mampu melakukannya.
Kalau kita ikuti PERJALANAN KITAB SUCI di
muka bumi, nyata BAHWA ALQURAN telah merangkum INTI semua ajaran KITAB
SEBELUMNYA sekaligus memuat KONTEN TERBARU. Maklumlah, kitab ini akan digunakan
SAMPAI DUNIA BERAKHIR. Jadi gak bakalan
ada cacat. Secara INTRINSIK dan EKSTRINSIK, ALQURAN adalah MUKJIZAT. TERHEBAT SEPANJANG MASA.
Maka, orang yang menyia-nyiakan ALQURAN, pasti rugi banget. Dia menyiakan-nyiakan
ARTEFAK LANGIT bernilai tinggi. Orang KINI pada “bela-belain” mencari barang antik
dan manuskrip KUNO, padahal di depan mata ada ALQURAN yang meurpakan MANUSKRIP LINTAS
SEMESTA. Harta Karun Semesta. Net Value nya TAK TERKIRA. Mahal sekali.
So, Ramadhan ini adalah BULAN ALQURAN. Saatnya
semakin menela’ah KITAB ini.
Maka, saya KAGUM dengan beberapa orang yang
memiliki TARGET ALQURAN cukup TINGGI selama RAMADHAN, misal, mengkhatamkan 4
atau 5 kali. Padahal, untuk khatam 1 x selama RAMADHAN saja sudah cukup sulit. Berarti
ia harus mengkhatamkan minimal 3 juz perhari. Ini target besar untuk ukuran
Indonesia. Luar biasa..
Di bulan ini pula, kegiatan berbasis
ALQURAN semakin banyak. Ada TADARRUS, TADABBUR,
TAHFIZ, termasuk aktifitas ala netizen yang gemar men-SHARE ayat setiap hari. Semakin
dibaca, semakin kelihatan untaian mutiara indahnya, tak habis-habis. Apalagi
sampai sudah menyentuh ruhani, maka pasti akan ketagihah.
RAMADHAN tanpa DEKAT KEPADA ALQURAN itu tentu
ANEH. PENDUDUK LANGIT mungkin akan bilang “KAMU GAK GAUL BANGET”, “GAK NGERTI
PRODUK MAHAL”. Kendati,
mungkin manusia hafal semua merek produk dunia yang mahal, namun, di alam
langit, mereka yang gak dekat dengan ALQURAN mungkin akan diberi label “MANUSIA
SELERA MURAHAN”, kali ya?. Who knows?😊
Syukurlah, kini, ALQURAN mudah diakses baik
mushaf tertulis atau digital. Terlebih ketika bersentuhan dengan DUNIA
TEKNOLOGI. Bisa diinstal di gadget lengkap dengan tafsir dan tilawahnya. Makin
mudah BERINTERAKSI dengannya. Sesuatu banget …
Kita tentu tidak tahu, seperti apa cerita
dunia ke depan. Kita juga tidak tahu aset riil yang bisa kita banggakan pada
masa mendatang, terlebih ketika hidup sesudah mati nanti. Punya uang tergerus
inflasi, punya properti, diperebutkan orang. So, ketimbang repot ngumpulin
sesuatu yang belum pasti dinikmati, mengapa tidak dimulai dari ALQURAN yang
nyata-nyata ada di tangan dan pasti langsung bisa dinikmati. Let’s try it…
Wallahu ‘alam.


0 Comments