Ketika Nabi Sulaiman hendak memindahkan
istana RATU BALQIS dalam hitungan SEKEJAP ke hadapannya, siapakah yang MAMPU
melakukannya?. Tatkala itu, JIN ‘IFRIT –KETUA JIN LANGIT- menyanggupinya. Ia
menawarkan waktu sekitar 10-15 menit yaitu durasi antara Sulaiman duduk dan berdiri
dari singasananya. Bayangkan, ia akan memindahkan istana beserta isinya dari
jarak sekitar 50 km-an. Betapa hebatnya ‘IFRIT, JIN PENGELANA LANGIT itu.
Tapi, ternyata Sulaiman masih belum puas.
Ia ingin lebih cepat lagi. Ada yang mengatakan bahwa Sulaiman sebenarnya mampu
melakukannya, mak aia tahu bahwa istana itu bisa dihadarikan lebih cepat lagi.
Selain itu, ada yang berpendapat bahwa ia ingin menunjukkan betapa manusia LEBIH
HEBATdari JIN, maka ia memberi CHALLENGE bagi siapa yang bisa menghadirkan
istana itu lebih cepat dari ‘IFRIT.
Nah, muncullah seorang ahli ilmu yang
disebut ALQURAN sebagai ahli kitab. Namanya ASIF BIN BARQIYA. Ia menyatakan sanggup
menghadirkan istana BALQIS dalam hitungan KEDIPAN MATA. Artinya, 1-2 detik-lah.
Tentu saja Sulaiman menyetujuinya. Dan benar, istana itu muncul di hadapan
Sulaiman lengkap dengan segala isinya. Luar biasa…Kisah ini dimuat Alquran
dalam surat an-Naml ayat 38-40.
Kita, MANUSIA JAMAN NOW ini tentu tidak
tahu bagaimana Aisf melakukannya. Tanpa
ALAT-ALAT BERAT, lho. Tanpa CRANE, TRAKTOR, TRUK SUPER BESAR dan ribuan manusia.
ISTANA itu pindah tanpa rusak sedikitpun. Mustahil dilakukan dalam hitungan
detik, bukan?.
Namun, ALQURAN menyebutkan bahwa orang itu mampu
melakukannya. Sehingga BALQIS pun terheran-heran dan mengakui kehebatan dan
kebenaran TUHAN Sulaiman. Ia sadar ternyata ADA LANGIT DI ATAS LANGIT.
Lalu, dimana rahasia KEKUATAN Asif bin
Barqiya sehingga mampu memindahkan ISTANA BALQIS?
Jawabannya terletak kepada KEMAMPUAN-nya
menguasai ILMU KITAB secara sempurna, baik lahir maupun batin. Sesungguhnya,
kemampuan Asif adalah pemberian TUHAN kepadanya dalam bentuk KARAMAH. Kalangan
ahli tasawuf menyatakan Asif adalah seorang WALI ALLAH. Seoang waliyullah akan DICINTAI
Allah. Maka wajar, permintaanya akan dikabulkan Allah. Meski demikian, seorang
waliyullah tak mudah MENGOBRAL DOA sesuka hati. Mereka tahu benar, etika
meminta kepada ALLAH. Beda dengan kita ya?. Kalau kita punya kemampuan seperti
ASIF, kira-kira, apa yang akan kita lakukan ya…? Hmmm,,,
Nah, itu dia point saya..
Kalaulah seorang ASIF yang menguasai KITAB
ZABUR mampu dicintai ALLAH dan menjadi seorang WALI-nya, maka bayangkan apa
yang akan diberikan Allah kepada orang yang menguasai KITAB ALQUAN?. Bukankah
Alquran adalah kitab PENUTUP yang memuat semua inti ajaran KITAB TAURAT, ZABUR
dan INJIL?.
Artinya, orang seperti ASIF itu bisa jadi
cukup banyak di bumi saat ini. Namun, biasanya keberadaan mereka memang tidak
mudah diketahui. LAGIPULA, mereka adalah orang yang GAK suka USIL sih, Gak
mungkin mereka akan pamer kehebatan di hadapan manusia lain atau menunjukkan
mereka dekat dengan ALLAH dan mampu memindahkan istana ala BALQIS. Gak bakalan.
Itu namanya WALI-WALI-an..:)
Namun, terlepas predikat wali itu. Fokus
kita adalah Alquran.
KITAB ini memang LUAR BIASA. Kehebatannya
bukan hanya diakui oleh muslim, namun juga non muslim Arab kala itu. Mereka
paham benar mana kitab ASLI dan PALSU. ALQURAN adalah kitab paling FAIR karena
BERANI MENGAKUI kebenaran nabi dan kitab sebelumnya. Berbanggalah memiliki ALQURAN.
IA memiliki SEGUDNAG INFORMASI meski hanya sedikit yang mengetahuinya.
Sekarang TERGANTUNG kepada kita saja. Mau
dekat ALQURAN or Not?. Mau menganggap ia sekedar tulisan semata atau
memperlakukannya sebagai WAHYU ALLAH NAN SUCI adalah pilihan kita. Termasuk mau
menerima suruhan Allah di dalamnya atau mengabaikannya.
Semua PILIHAN terletak di tangan manusia.
Namun, dengan keterbatasan UMUR kita di dunia dan BETAPA KECILnya manusia di
tengah semesta, maka MENGGENGGAM ERAT KITAB SUCI PALING GENUINE ini adalah
PILIHAN YANG PALING CERDAS dan MENYELAMATKAN HIDUP.
RAMADHAN adalah ALQURAN. Ia adalah THE
PEARL OF RAMADHAN sepanjang masa. Ia tak
akan berubah meski keyakinan manusia kepadanya bisa saja goyah.
Wallahu a’lam.
PERJALANAN MATERI
By: M Ridwan
Pembentukan MATERI di alam semesta adalah
sesuatu yang menakjubkan. Ratusan teori muncul mencoba menjelaskan prosesnya.
Berbagai pertanyaan muncul. Misal, apakah alam semesta tercipta dari kETIADAAN
ataukah SUDAH ADA SEJAK DULU?. Apakah ada PENCIPTA ataukah MUNCUL sendiri?
Manusia mencoba menjawabnya dari berbagai
perspektif, baik dari NALAR sendiri ataupun didukung KITAB SUCI. MAka lahirlah
kelompok-kelompok seperti kalangan monotheis yang meyakini tuhan SATU,
polytheis yang mengakui TUHAN BANYAK, sampai atheis alias orang yang tak
mengakui ADA TUHAN sama sekali. Oh ya, selain itu ada juga kepercayaan terhadap
kekuatan alam ataupun roh-roh halus seperti DEMIT, HANTU atau KEKUATAN ALAM.
Mereka disebut DINAMISME atau ANIMISME.
Kalaulah, kitab SUCI tidak ada, maka
pastilah manusia akan dikendalikan oleh PIKIRAN masing-masing.


0 Comments