By: M. Ridwan
Wahai teroris,
Kami tak tahu kalian sedang memperjuangkan apa.
Yang kami tahu bahwa kalian sedang memporak-porandakan persatuan negeri ini. Merobek cinta kasihnya dan mengubur harapannya.
Kami tak tahu kebencian apa yang ada di hati kalian.
Yang kami tahu bahwa kalian begitu benci melihat orang memuji Tuhan, di rumah ibadah, entah itu gereja ataupun mesjid warga negeri ini.
Wahai teroris, apa salah kami kepada mu?
Sehingga kalian tega membunuh anak tak berdosa dan orang-orang tak yang tak pernah membencimu bahkan bertemu denganmu.
Keadilan mana yang hendak kalian pinta dari kami? Kebenaran apa yang ingin kalian tunjukan?
Yang kami tahu, bahwa kalian rela mati atas nama kebencian dan sakit hati. Mati atas kezaliman yang tak kalian sadari. Bagaimanakah rasanya?.
Wahai teroris,
Kami tak tahu, Tuhan manakah yang kalian sembah?.
Meski katanya, nama Tuhan kalian pekikan, namun kami tak percaya bahwa Tuhan kami yang kalian maksudkan.
Tuhan kita berbeda, kawan.
Tuhan kami tak pernah ajarkan membunuh orang tak berdosa.
Atau, jangan-jangan, setankah Tuhan kalian?
Wahai teroris..
Surga mana yang kalian dambakan?
Yang kami tahu bahwa surga hanya tempat bagi manusia yang penuh cinta. Mungkinkah neraka yang kalian damba?
Kalian mungkin sedang tertawa kini,
Atas darah yang telah tumpah dan air mata bercucuran. Tak adakah belas kasihmu?
Ketika dunia lantas mencerca negeri ini, mungkin akan memberangus agama dan persatuan kami, dimanakah kalian ketika itu? Itukah yang kalian inginkan?
Wahai teroris..
Moga Tuhan menunjuki kesesatan ini, mengurangi dosa kebodohan itu dan mematikan bara dendam di hatimu.
Bertaubatlah kawan...
Moga Tuhan melindungi negeri ini..
Amin..
Medan, 13 Mei 2018

0 Comments