Ticker

6/recent/ticker-posts

Seandainya Malaikat Izrail Punya Akun Facebook: Refleksi Jelang Ramadhan

By: M. Ridwan

“Kalau sekiranya kamu dapat melihat malaikat-malaikat mencabut nyawa orang-orang yang kafir seraya memukul muka dan belakang mereka serta berkata, “Rasakanlah olehmu siksa neraka yang membakar.” (niscaya kamu akan merasa sangat ngeri) (QS. Al-Anfal {8} : 50).

Siapa yang tak kenal dengan nama Izrail?.  Malaikat ini adalah pencabut nyawa makhluk dari kalangan jin, manusia bahkan kalangan malaikat sendiri, termasuk dirinya sendiri. Setidaknya, itu informasi yang disampaikan para guru saya dahulu. Dikarenakan tugasnya yang sangat "menyeramkan" yaitu mencabut nyawa makhluk, maka Izrail juga disebut Malaikat Maut.

Perannya, ini sering disebut dalam Alquran maupun hadis nabi. Saya kira, selain Iblis, maka malaikat Izrail ini pasti sangat mengetahui hal ikhwal perjalanan hidup manusia di muka bumi. Cuma bedanya, Iblis menggunakan pengetahuannya tentang sejarah dan karakter manusia untuk menjerumuskan mereka, sedangkan Izrail berperan besar dalam mengakhiri kehidupan seoang mahkluk. 

Adapun Iblis karena berasal dari unsur api maka memiliki karakter temperamental, emosi-an, atau meledak-ledak. Iblis didominasi karakter ganas/pemarah (qahr). Makanya, ketika manusia marah, pastilah Iblis senang banget. Pintu masuknya terbuka. 

Izrail adalah malaikat yang terbuat dari unsur cahaya. Sebagai salah satu bangsa malaikat, karakter dominannya adalah sebenarnya lembut (latif). Namun, dikarenakan mengemban misi mencabut nyawa, maka sosoknya sering digambarkan dalam wujud menyeramkan dengan mulut dan rambut berapi dan mengeluarkan bau yang sangat busuk. Konon, Nabi Ibrahim pernah pingsan melihatnya. Ayat di awal tulisan ini menceritakan prihal Izrail ketika mencabut nyawa orang kafir dalam peperangan Badar. 

Namun, dalam kisah lain juga disebutkan bahwa wujudnya bisa seperti seorang manusia tampan, gagah dan wangi, yaitu ketika mencabut nyawa orang yang sholeh seperti Anda-Anda semua. Intinya, wujudnya akan disesuaikan dengan kadar pahala dan dosa yang dimiliki mahkluk yang menjadi targetnya.

Hebatnya, manusia memiliki semua unsur yaitu api, angin, tanah dan air. Api dan tanah mewakili sifat menghancurkan, sedangkan tanah dan air mewakili sifat kemanfaatan dan pemberdayaan. Makanya, manusia rentan dengan prilaku-prilaku destruktif pada satu sisi dan konstruktif pada sisi lain. Karakter mana yang mau dimenangkan, tergantung pilihan manusia itu sendiri. Makanya sering dikatakan, bahwa manusia bisa lebih bejat dari binatang dan bisa juga lebih suci dari malaikat.

Kembali ke judul. 
Memangnya, kalau Izrail punya akun Facebook, apa yang akan terjadi?. Kendati tulisan ini dibuat dalam nuansa canda, namun saya mencoba menebak-nebak saja, seperti apa jadinya.

Hemat saya, jika Izrail punya akun FB, maka kemungkinan besarnya FB nya penuh dengan permintaan pertemanan dari 7 milyar manusia di bumi ini.  Soalnya, manusia sangat serius ingin mengorek keterangannya darinya prihal waktu kematian mereka. Logis, bukan?

Jika Izrail memiliki akun FB, mungkin saja akunnya dipenuhi gambar-gambar atau video manusia dari jaman ke jaman yang telah "dieksekusinya". Mungkin halaman FB nya memuat foto-foto kaum Nuh yang sedang tenggelam, kaum Sodom -penggiat LGBT- yang dihujani batu panas atau wajah Fir'aun yang sombong, ketika "kelelep" di Laut Merah. Pasti juga di akunnya ada foto Namrudz -sosok pemguasa zalim-, Qarun -sosok milyuner angkuh- atau Abu Jahal -provokator dan penyebar kezxaliman-,. Wajah mereka pasti diliputi ketakutan menghadapi kematian setelah sebelumnya mungkin sumringah mentertawakan para nabi dengan kesombongan mereka.

Jika Izrail punya akun FB, mungkin saja dia akan memuat foto suasana surga dan neraka. Seperti biasa, komentar dari netizen pasti akan banyak atau sekedar memberikan tanda jempol "like" "subhanallah", astaghfirullah"  atau "ngeri". 

Namun, mungkin saja, sebagian teman-teman fb-nya mungkin saja tidak peduli dengan status dan foto-foto yang dimuat di dalam akunnya. Soalnya, FB selalu kan selalu dipenuhi dengan gambar-gambar bernuansa surga dan neraka dan seram-seram bukan. Jadi, sebagian manusia mungkin saja sudah terbiasa, sih. Ngak terlalu "ngefek" lagi. 

Oh ya, jika Izrail punya akun FB, mungkin saja password akun-nya akan coba di-hack oleh penjahat cyber yang sering beroperasi dengan modus minta bantuan mengelurkan uang dari satu negara atau modus pura-pura mencari jodoh, padahal berniat menipu. Hehehe. 

Ada yang mau menambahkan lagi?

Bro,,
Syukurlah, Izrail tidak main FB atau medsos lainnya. Lagi pula, dia pasti tidak punya waktu untuk itu. Dia pasti akan memilih melakukan hal-hal yang lebih penting. Selain bertasbih, berzikir atau sujud kepada Allah dia pasti dengan penuh kepatuhan kepada Allah akan melaksanakan misinya tepat waktu, tepat sasaran dan tepat caranya. 

Sebuah riwayat menyebutkan bahwa Izrail menghampiri manusia sebanyak 70 kali setiap hari. Jika kita bagi dengan jumlah jam dan menit dalam 24 jam, maka kita akan mendapatkan angka 20 menit. Ya, setiap 20 menit sekali ia akan menghampiri manusia dan menyesuaikan dengan catatannya, apakah manusia yang ada di hadapannya itu adalah target berikutnya. 
 
Sayangnya, kendati ia memiliki akun FB sekalipun, maka jangan harap, ia akan memberitahukan informasi kematian para teman-teman FB-nya. Ia menyimpan kuat rahasia kematian mereka. Ia tidak bisa disuap dengan segepok uang atau gratifikasi. Ia pasti tidak tergoda dan lalai dengan foto-foto vulgar ala FB yang sangat digandrungi komunitas FB. Ia makhluk sangat disiplin, bro. Bahkan, ia sendiripun tidak mengetahui kapan kematian dirinya akan terjadi. Hebat, bukan?

Sudahlah bro.
Ramadhan akan menjelang. Mudah-mudahan bisa menjadi sarana intropeksi diri akan hakikat Izrail ini, ya. Persiapkan saja diri kita sebaik-baiknya. Gunakan waktu sebaik-baiknya. Akun FB-nya diisi dengan hal yang bermanfaat ya. Insyallah Ramadhan Mubarak. Taqaballahu minna minkum, shiyamana wa shiyamakum. Amin.
 

Post a Comment

0 Comments