Brenton Tarrent adalah pembunuh kejam berhati
Iblis, berasal dari Australia. Ia tega merengut nyawa puluhan Muslim, tak
berdosa, justru ketika mereka sedang melaksanakan sholat Jumat, di mesjid
Al-Noor dan Linwood, Selandia Baru. Tindakannya pengecut dan barbar. Entah
setan apa yang merasuk pikirannya. Kebencian seperti apa membungkus hatinya.
Bahkan, seekor binatangpun tak akan mampu melakukannya. Tak heran, jika Tuhan
menyebut bahwa manusia bisa melampaui kebengisan binatang, jika hatinya telah
tertutup. Tarrent adalah buktinya. Sayangnya, jumlah manusia seperti ini
mungkin tidak sedikit di dunia.
Selidik punya selidik.
Aksi sintingnya didasarkan pada manifesto The
Great Replacement yaitu semangat neyeleneh atas nama “Supremasi Kulit
Putih” terhadap manusia lain. Gerakan ini membentuk kelompok bernama Ektremis
Sayap Kanan, yang tersebar di seluruh dunia. Diinspirasi rasa benci terhadap
minoritas mereka tak segan membunuh para imigran berkulit warna seperti Afrika,
Yahudi, India, dan tentunya Muslim. Superior kok merasa terancam, aneh bin
ajaib. Gerakan Islamphobia adalah produk dari mereka. Kini, kita tahu, biang
keroknya.
Maka, kita setuju dengan apa yang
disampaikan PM Selandia Baru, Jacinda Ardern, bahwa serangan terhadap dua
mesjid ini adalah serangan teroris terencana. Kalangan lain menyebut bahwa apa
yang terjadi di Selandia Baru menunjukkan bahwa teroris tidak berwajah tunggal.
Selama ini teroris sering dipersepsikan sebagai muslim yang berwajah Arab atau
pernah berlatih di negeri konflik Timur Tengah. Ternyata tidak sama sekali.
Silahkan hapus persepsi itu.
Kini tugas semua negara, tak terkecuali di
Indonesia harus mewaspadai apa yang disebut sebagai local terrorist,
atau lone-wolf terrorits yaitu teroris yang lahir dalam sebuah negara. Keberadaan
mereka bisa dipicu rasa sentimen atau kebencian tak beralasan. Mereka tidak merepresentasikan
agama karena tak ada agama yang menyuruh membunuh manusia lain.
Untukmu Brenton Tarrent, dan para
pendukungnya, sadarkah, siapa yang kalian benci?
Kalian membenci orang yang tulus ikhlas
menyembah Tuhannya. Membenci orang yang mengajarkan cinta kasih. Silahkan baca
Alquran yang mungkin kalian benci. Tak ada satupun ada ayat yang mengajarkan
muslim untuk melakukan kekerasan. Kecuali kalian mendapatkan informasi dari
sumber yang salah tentang Islam.
Muslim itu cinta damai, tanyakan kepada
semua penganut Islam dimanapun berada. Muslim diperintahkan untuk berbelas kasih
kepada manusia, bahkan kepada alam. Percayalah, bahwa pelaku teror yang
meneriakkan Allahu Akbar ketika meledakkan dirinya, sama sekali bukan
mencerminkan ajaran agama Islam yang benar. Ketahuilah, itulah adalah lafaz
mengagungkan Tuhan yang tak pantas digunakan untuk membunuh orang lain. Kalian,
pasti mendapatkan informasi yang salah tentang kata takbir Allahu Akbar itu.
Kami sebagai muslim menjadi korban terus-menerus dari aksi teroris yang itu.
Untuk Brenton dan pendukungmu.
Apakah kalian benci melihat muslim yang
menjalankan agamanya dengan teguh? Apakah kalian risih melihat kaum muslim mengenakan
hijab atau jilbab atau memanjangkan janggut. Bukankah mengenakan penutup kepala
dan janggut juga dilakukan warga Eropa dan dunia lainnya? Mengapa kalian hanya
membenci kaum muslimin?. Apakah mereka ada menganggu kehidupan kalian?. Tidak
ada bukan?
Mungkin kalian tidak suka dengan larangan minum
keras, kumpul kebo, penyimpangan seksual dan makan riba seperti yang
dipraktikkan penduduk Barat. Bukankah semua penduduk bumi yang waras pasti
melarangnya?. Apakah kalian tidak membaca sejarah Eropa yang mengharamkan riba.
Lalu, dimana salah kaum muslim?. Bukankah ajaran Islam bertujuan baik, menyelamatkan
manusia dari kerusakan yang dibuatnya sendiri?. Silahkan buka semua kitab suci,
kalian akan lihat bahwa Tuhan membenci prilaku mesum, mabuk, atau riba. Lalu,
kalian memegang kitab yang mana?
Kalau kalian tidak bisa menjelaskan itu,
tak salah jika kami katakan bahwa kalian adalah pembunuh berdarah dingin.
Kalian adalah musuh kemanusiaan. Kalian tidak sedang menegakkan kehebatan kulit
putih. Kalian menegakkan kesombongan dan kebiadaban. Kalian layak menjadi musuh
kami semua, bukan hanya musuh umat Islam. Kalian tidak berniat baik dengan
semua penduduk bumi. Kalian hendak memicu peperangan dan kebiadaban. Tapi, kami penduduk bumi akan bersatu melawan kalian.
Moga tidak ada Brenton lainnya di bumi ini.
Tuhan lindungilah kami. Amin.


0 Comments